FSFK UNMA Banten Bersama Apoteker Tanggap Bencana Gelar Baksos Pasca Bencana Di Lebak

Berita Pandeglang.OLNewsindonesia,Minggu(26/01)

Hujan yang terus mengguyur Banten dan sekitarnya sepanjang awal tahun baru 2020 membawa musibah di beberapa wilayah di kawasan Kabupaten Lebak.

Titik terparah bencana yang melanda beberapa kawasan di Kabupaten Lebak yakni Kecamatan Lebak Gedong, Cipanas, Sajira, Curug Bitung, Maja, dan Kecamatan Cimarga.

Sebanyak 17.200 jiwa atau 4.368 kepala keluarga (KK) warga Kabupaten Lebak, Banten, mengungsi akibat banjir bandang dan tanah longsor di enam kecamatan tersebut

Jumlah bangunan rusak mencapai 3.105 unit, meliputi 1.410 rumah rusak berat, 421 rusak ringan, dan 1.110 rumah terdampak lumpur. Kemudian disusul kerusakan pada 19 sarana pendidikan, 27 kantor pemerintahan, 28 unit jembatan, dan jalan amblas dengan kedalaman 40 meter, Pemerintah Kabupaten Lebak, Banten menetapkan status tanggap darurat bencana banjir bandang dan tanah longsor sejak 1 Januari hingga 28 Januari 2020,ungkap Priono selaku ketua Pelaksana tanggap Bencana26/01/2020

Musibah bencana yang melanda beberapa wilayah Kecamatan di Kabupaten Lebak mengundang rasa prihatin dan peduli dari Mahasiswa Fakultas Sains Farmasi dan Kesehatan (FSFK) UNMA Banten bersama dengan Apoteker Tanggap Bencana (ATB) Banten serta Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) Lebak melakukan kegiatan bakti sosial berupa pelayanan kesehatan gabungan pasca bencana.

ket poto: mahasiswa Unma Banten FSFK sedang membagikan Obat Obatan kepada Masyarakat yang Sakit
Foto: mahasiswa Unma Banten FSFK sedang membagikan Obat Obatan kepada Masyarakat yang Sakit

Kegiatan bakti sosial yang di gelar mahasiswa bersama tenaga kesehatan lintas profesi melakukan kegiatan trauma healing di Desa Banjar Irigasi Kecamatan lebak gedong Kabupaten Lebak pada hari Sabtu, 25 Januari 2020.

Sebanyak 121 pasien orang dewasa dan anak-anak mendapatkan pelayanan kesehatan dan pengobatan serta ratusan anak-anak usia dini.

Untuk anak usia dini,kami memberikan trauma healing dengan kegiatan bermain, menggambar, pemberian alat-alat tulis, minuman susu, makanan dan baju baru.untuk menghilangkan rasa trauma yang masih belum terobati,ungkap Ketua Himpunan ATB Banten, Sumarlin S.Farm., Apt, Kepada OLNewsindonesia.com di sela sela kegiatan baksos.

Kegiatan baksos yang di gelar bersama para Mahasiswa UNMA Banten ini merupakan salah satu wujud kepedulian kepada sesama yang terkena bencana,ATB Banten sendiri juga kewajiban,kita selaku calon profesi kesehatan, sudah wajib untuk membantu korban bencana sebagai bentuk kepedulian kita dari sedikit hasil usaha kita,pungkas Sumarlin

(Gi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *