by

Vandiko Gultom Sampaikan 11 Usulan Saat Temui BPODT

Berita Samosir, OLNewsindonesia, Jum’at (14/05/21)

Dalam rangka sinkronisasi dan Percepatan pengembangan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Danau Toba di Kabupaten Samosir, Bupati Samosir Vandiko T. Gultom mengadakan Rapat Koordinasi dengan Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) Jimmy Bernando Panjaitan dengan Tim, Kamis (13/5/2021) di Aula Hotel Reddoorz plus Setiabudi, Medan.

Bupati Samosir dalam Pembukaan Rapat menyampaikan terima kasih kepada Direktur BPODT beserta Jajaran Direksi dan Beberapa pimpinan OPD di jajaran pemkab Samosir yang bersedia meluangkan waktu untuk melakukan rapat koordinasi walau dalam suasana hari libur nasional.

Melalui kesempatan ini, Bupati Samosir memaparkan perkembangan Beberapa Proyek DPSP Danau Toba di Kabupaten Samosir, baik yang sedang dikerjakan maupun yang akan dikerjakan.

Selanjutnya di paparkan juga 11 (sebelas) usulan prioritas yang mendukung pengembangan pariwisata di Kabupaten Samosir dimana usulan dimaksud juga sebelumnya sudah disampaikan ke Kementerian Terkait . Diharapkan melalui rapat koordinasi dimaksud, Direktur BPODT dapat membantu mengkoordinasikan dan merekomendasikan usulan Pemkab Samosir ke K/L terkait di Pusat untuk Percepatan Pembangunan Destinasi pariwisata di Samosir.

Foto : Bupati Samosir Vandiko T. Gultom mengadakan Rapat Koordinasi dengan Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT), Kamis (13/5/2021) di Aula Hotel Reddoorz plus Setiabudi, Medan.
Foto : Bupati Samosir Vandiko T. Gultom mengadakan Rapat Koordinasi dengan Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT), Kamis (13/5/2021) di Aula Hotel Reddoorz plus Setiabudi, Medan.

Adapun 11 usulan yang dipaparkan Bupati, yaitu;
1) Pelebaran alur Tano Ponggol,
2) Pembangunan jalan lingkar pesisir DanauToba, untuk konektivitas 7 kabupaten,
3) Peningkatan akses jalan desa wisata di Kab. Samosir dan penguatan tata kelola desa wisata,
4) Penyediaan air baku menunjang pariwisata kawasan Pangururan dan sekitarnya,
5) Pembangunan toilet premium di Bukit Holbung Sipege,
6) Pembangunan perkampungan lima Puak Batak di Sigulatti,
7) Pembangunan bisnis village park pada 2 Desa Wisata (Desa Hariara Pohan, Desa Sosor Dolok) kepada Kementerian Desa, pembangunan daerah tertinggal dan transmigrasi,
8) Pembangunan Base Transceiver Station (BTS) di wilayah blank spot dan penyediaan internet (free wifi) di Objek Wisata,
9) Dukungan event-event wisata di Samosir,10) Pembangunan pasar UMKM/Pusat jajanan kuliner di 9 Kecamatan Kabupaten,
11) Pengembangan UMKM unggulan Kabupaten Samosir, dan 12) Pembangunan jalan Pangururan By Pass (Sialanguan – Rianiate) berdasarkan Integrated Tourism Master Plan for Lake Toba.

Dari hasil pemaparan tersebut, Direktur BPODT menyambut baik beberapa usulan yang menjadi prioritas berkaitan dengan pariwisata. Salah satu tugas utama BPODT adalah fungsi koordinatif, dan pihaknya akan berkordinasi dengan lembaga atau kementerian terkait.

Direktur juga berharap akan ada komunikasi yang lebih intens antara Pemerintah Kabupaten Samosir dengan Badan Pelakasana Otorita Danau Toba ke depannya.

Menutup pertemuan ini, Bupati Samosir mengatakan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat, untuk mempercepat program-program yang sudah dicanangkan, dan berkomitmen memajukan pengembangan pariwisata di Kabupaten Samosir.

Turut hadir dalam Rapat Koordinasi tersebut Sekretaris Direktur Utama BPODT Chintia Situmorang, Tenaga Ahli Bidang Perencanaan Wilayah Raja Malem Ukur Tarigan, Pegawai Pelaksana Divisi Direktorat Pemasaran Pariwisata Nusantara Nelson Lumbantoruan, Staf Direktorat Komunikasi Publik Mangatur Simanjuntak. Dari Jajaran Pemkab Samosir; Kepala Bappeda dan Kabid, Plt Kadis PU dan Kadis Kominfo.

(JuntakStar)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.