Bupati Karo Sidak DWT Hot Spring Raja Berneh

 

Tanah Karo,Olnewsindonesia,Sabtu(09/06)

Guna meningkatkan pelayanan dan kenyamanan wisatawan berkunjung ke sejumlah titik obyek wisata jelang lebaran hari Raya Idul Fitri 1-2 Syawal 1439,serta menindak lanjuti keluhan masyarakat yang mana juga telah di beritakan di olnewsindonesia.com beberapa hari lalu

Terkelin Brahmana,Instruksikan Dinas Pariwisata dan Dinas PU PR serta Dinas Perhubungan saling berkolaborasi segera memperbaiki kerusakan jalan dan drainase yang rusak, khususnya menuju pemandian air panas Raja Berneh dan Doulu, Kamis siang (07/06).

Perintah itu disampaikan Bupati Karo kepada Kadis PU PR Ir Paten Purba, Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Ir Mulia Barus, MSi dan Kadis Perhubungan Gelora Fajar Purba, SH, MH saat meninjau kerusakan jalan dan gorong-gorong yang tersumbat di jalan menuju Doulu-Raja Berneh, Kamis kemarin.

Menurut Bupati Karo Terkelin Brahmana, kerusakan infrastruktur jalan dan tersumbatnya gorong-gorong di kawasan objek wisata perlu perhatian khusus dan serius dari dinas terkait, jangan biarkan infrastruktur pariwisata mengganggu kenyamanan wisatawan mengunjungi objek wisata.

“Dinas terkait jangan diam, apa yang bisa dikerjakan, langsung kerjakan sehingga kerusakan tersebut tidak semakin parah. Jangan selalu menunggu APBD, diluar itu (APBD-red) bisa kok kita berkreasi,” kecam Bupati Karo.
Karena dari sektor pariwisata penerimaan terbesar ke dua sumber PAD kita. Kita harus tanggap, perhatian dunia saat ini sangat besar ke Pariwisata Karo,berbenah lah jangan nanti jelek nama kita diluar hanya gara-gara tidak terpeliharanya infrastruktur jalan,” tandas Terkelin.

Ket foto :Bupati Karo Terkelin Brahmana SH. Intruksikan Dinas pariwisata dan Dinas PU PR serta Dinas Perhubungan saling berkolaborasi dalam memperbaiki kerusakan jalan.
Ket foto :Bupati Karo Terkelin Brahmana SH. Intruksikan Dinas pariwisata dan Dinas PU PR serta Dinas Perhubungan saling berkolaborasi dalam memperbaiki kerusakan jalan.

Untuk memperbaiki jalan dan drainase jangan terlampau bertumpu kepada APBD. Kan ada bantuan beberapa perusahaan yang ada disekitar wilayah ini (Raja Berneh-Doulu) kita minta bantuannya melalu CSR, begitu juga pengusaha-pengusaha pemandian air panas yang ada disini kita ajak bersama-sama berpartisipasi memperbaiki jalan dan gorong-gorong yang sering sumbat bila hujan deras turun,” ujar Bupati.

Kali ini kita perbaiki jalan dan gorong-gorong tanpa menggunakan APBD, tetapi memanfaatkan bantuan (CSR) perusahaan, baik dari Pertamina maupun dari PT Tirta Sibayakindo Berastagi serta partisipasi masyarakat yang ada dikawasan ini saling bekerjasama, saling berkolaborasi. Hilangkan ego sektoral, silakan segera bentuk tim kerjanya (Dinas pariwisat dan Dinas PU PR) bersinergi dengan Pemdes dan masyarakat setempat,” jelas Bupati Karo sedikit bernada tinggi.

Menyambut Hari Raya Idul Fitri ini wisatawan tidak boleh terganggu karena kerusakan jalan, harus segera diperbaiki, jangan biarkan berlama-lama,”tandasnya.

“Siapkan dan standby-kan alat-alat untuk memperbaikinya dan hitung berapa biayanya, segera kalkulasikan dan langsung kerjakan, 2-3 hari sebelum hari “H” Lebaran ini sudah siap, karena ini tujuannya untuk meningkatkan pelayanan jelang lebaran, pekerjaan ini harus segera dilaksanakan, karena ini sifatnya segera ,” tegas Bupati.

(Bz laia )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *