by

Sempat Ditolak,Tim Gugus Covid-19 kabupaten Bogor dan Provinsi Disambut Kalungan Bunga dari Pedagang Pasar Cileungsi

Berita Bogor.Olnewsindonesia.Selasa (16/07)

Para pedagang di PD Pasar Tohaga Unit Cileungsi menyambut dan memberi kalungan bunga kepada tim medis Gugus Covid-19 yang datang. ke Pasar Cileungsi pada Hari Rabu,(16/07)Pukul 09.15 WIB dalam rangka melakukan Kegiatan rapid Test dan Swab kesejumlah Para pedagang di Pasar Cileungsi.

Ketika tim medis datang, beberapa pedagang langsung menyambut petugas dengan Karangan bunga langsung dikalungkan di leher petugas Tim medis Gugus Covid-19 kabupaten Bogor Dan tim Gugus Covid-19 Propinsi Jawa barat.

Sambutan penuh kekeluargaan yang di tunjukkan para Pedagang dengan mengalungkan karangan bunga yang diwakili oleh Pengurus Forum dan Peguyuban pedagang pasar Cileungsi serta diiringi dengan tepuk tangan yang meriah.

Usai menerima kalungan bunga, tim Gugus Covid-19 langsung beranjak ke lantai dua unit Pasar Tohaga Cileungsi untuk melakukan pelaksanaan Rapit Test dan Swab para Pedagang.

“Karangan bunga ini dalam rangka menyambut baik dalam kegiatan rapid test ini. Jadi mereka dengan senang hati bahwa Pasar Tohaga Cileungsi ini dilakukan rapid, gitu,” kata Camat Cileungsi, Zaenal Ashari.

Zaenal mengatakan pelaksanaan rapid test ini dilakukan dari pukul 09.00 WIB sampai selesai. Sebanyak 300 alat rapid test disediakan tim gugus Covid-19 kabupaten Dan sisanya alat Rapit Test dari Tim Gugus Covid-19 Propinsi Jawa Barat bilah mana kurang

Dia menambahkan pedagang Pasar Cileungsi yang ditemukan reaktif dari hasil rapid test, akan diminta untuk melakukan isolasi mandiri selama 14 hari. Setelah itu, pedagang yang reaktif juga akan langsung dilakukan swab test.

“Reaktif itu belum dinyatakan positif atau negatif. Itu baru indikasi. Baru nanti hasil swab (test) menunggu paling lama 12 hari. Tapi bisa lebih cepat,” kata Zaenal

Pantauan media Olnewsindonesia, pelaksanaan rapid test saat dilakukan, tidak ada penolakan dari pedagang di unit Pasar Tohaga pasar Cileungsi.

PD Pasar Tohaga Unit Cileungsi menyediakan kursi untuk para pedagang yang menunggu untuk dilaksanakan rapid test dan Swab Test dengan menerapkan protokol kesehatan.

Tampak petugas Satgas Covid mencatat Identitas pedagang sebelum melakukan rapid test dan Swab Test dengan alat yang telah di siapkan Tim satgas covid-19.

Diketahui beberapa waktu lalu sebuah video viral di media sosial yang memperlihatkan pedagang Pasar Cileungsi, Kabupaten Bogor menolak kedatangan petugas medis untuk melakukan tes masif dikarenakan Kegiatan yang akan dilakukan belum di sosialisasikan terlebih dahulu ke pihak pedagang.

Anggota Staf Humas dan Keamanan Pasar Rakyat Cileungsi PD Tohaga, Ujang Rasmadi, membenarkan kejadian tersebut. Dia mengatakan peristiwa itu terjadi Rabu (10/6) sekitar pukul 08.30 WIB.

“Iya betul seperti itu kenyataan dan realitasnya ketika itu Pedagang menolak dilakukan tes masif karena beritanya pasien positif COVID-19 di Pasar Cileungsi rancu, dari segi positif dan negatifnya,” kata Ujang, kepada media Olnewsindonesia.Com. Selasa (16-07)

Serta belum ada sosialisasi kepada pedagang oleh muspika kecamatan Cileungsi dan tim medis Gugus Covid-19 waktu itu, tetapi setelah ada sosialisasi tentang Kegiatan terlebih dahulu,semua Pedagang di PD Pasar Tohaga Unit Cileungsi menyambut baik kehadiran tim medis Gugus Covid-19,Pungkas Ujang

(ELLO)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed