Wanita Yang Sempat Diisukan Terpapar Covid-19 Di Berastagi Ternyata Warga Medan

Berita Karo.OLNewsindonesia,Selasa(31/03)

Seorang wanita muda tiba-tiba pingsan dan terjatuh di trotoar Jalan Perwira, kawasan SMP Negeri 1 Berastagi, Selasa (31/03)2020 sekitar pukul 09.40 WIB yang bernama Anggi (15) adalah warga Jln Kopi 09 nomor 05 Simalingkar Medan Sumatera Utara,yang awalnya warga tidak berani mendekati wanita tersebut karena takut terpapar Virus Corona Disease sehingga petugas datang untuk membawanya ke Puskesmas Berastagi dan diteruskan ke Kantor Dinas Sosial Kabupaten Karo pada Selasa siang (31/03) 2020.

Robert Ginting selaku Kepala Bidang Pelayanan dan Rehabilitas di Dinas Sosial Kab Karo saat di hubungi, membenarkan kalau wanita yang diantarkan pihak Puskesmas Berastagi tersebut sekitar pukul 12.00 WIB sudah berada di kantornya. “Ini sedang bersama kita, tadi kita tanyai sudah mulai nyambung katanya dia warga Simalingkar Medan dan umurya diperkirakan masih 15 tahunan. Lalu kita kasih handphone dia buka Facebook nya kita lihat alamatnya di FB, beralamat di Jln Kopi Simalingkar,”terang Robert.

Ket foto : Anggi saat di periksa di Puskesmas Berastagi sebelum dibawa ke Dinas Sosial, Selasa (31/03) 2020 (Ist)
Ket foto : Anggi saat di periksa di Puskesmas Berastagi sebelum dibawa ke Dinas Sosial, Selasa (31/03) 2020 (Ist)

Setelah mengetahui alamat tersebut kita lacak langsung melalui faxsos  dan kita langsung dapat alamat dan nomor kontak orang tuanya.Kita langsung hubungi dan sudah bicara dengan pihak keluarga. Kalau pihak keluarga akan datang menjemput Anggi ke kantor Dinsos, kata mereka nanti anak tersebut akan di jemput ke Dinsos sekitar pukul 17.00 WIB mengingat jarak tempuh dari Medan ke Kantor ini (Kabanjahe) menempuh waktu kurang lebih dua jam,” kata Robert.

Robert juga menambahkan kalau orang tua Anggi menghaturkan ucapan terima kasih karena sudah mengabarkan keberadaan anaknya yang kabur dari Rumah. Dan salah seorang anggota keluarga Anggi, Desi Atika Kakak kandung korban saat di hubungi melalui seluler, mengatakan itu benar adek saya bang katanya setelah di kirim foto melalui WhatsApp.

Anggi adek kami paling kecil anak ke tujuh lahir tahun 2005. Anggi memang punya sedikit gangguan jiwa baru keluar dari rumah sakit dia tidak boleh tersinggung. Dan semalam dia cekcok dengan keponaannya anak saya gara gara Handphone. Sekitar pukul 15.00 WIB dia pergi dari rumah. Sekitar pukul 17.30 WIB dia masih sempat singgah di kantor suami saya, sempat juga disuruh kejarkan mau ngasih ongkos karena kami kira balek ke Tanjung Morawa ke rumah mamak.

“Mungkin dia jalan kaki ya bang ke Berastagi maka sampai pingsan gitu. Nanti kami jemput bang, karena ini nunggu Kartu Keluarga dan Akte Kelahiran di kirim dari Tanjung Morawa karena orang tua kami tinggal disana. Kalau Anggi tinggal sama kami karena kemarin sekolah disini tapi berhenti karena sakitnya tadi. Kami tinggal di Jln Kopi 09 nomor 05 Simalingkar, “terang Desi.

(David)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *