by

Dimasa Pandemi Covid-19 Bupati Karo Mendonorkan Darahnya

Berita Karo.OLNewsindonesia,Sabtu(21/11)

Bupati Karo Terkelin Brahmana, SH, MH mendonorkan darahnya dimasa pandemi Covid-19, guna menjaga kesehatan rutin sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan darah. Demikian disebutkan Terkelin Berahmana, SH, MH saat proses pengambilan darah dilakukan oleh dr Arjuna Wijaya SpP sebanyak 300 ml, Sabtu (21/11) 2020 pukul 12.30 WIB di RSUD, Kabanjahe.

Menurut Terkelin, dalam Situasi pandemi Covid-19 ini, kesehatan tubuh tetap kita perhatikan, salah satu kekentalan darah, dianggap dapat menimbulkan suatu penyakit, akibat bertahun tidak kita donor kan, tentu antisipasi ini caranya kita rajin melakukan donor, sebagai perubahan siklus darah ditubuh kita, supaya mengurangi risiko penyakit jantung.Mari jaga kesehatan kita melalui donor darah, tubuh menjadi sehat, kemanusiaan menyentuh masyarakat, sebab kita sudah menyumbangkan darah,”jelasnya.

Ket foto  : Bupati Karo Terkelin Berahmana SH MH saat lakukan pengecekan tekanan darah sebelum lakukan donor darah di Rumah Sakit Umum Kabanjahe, Sabtu (21/11) 2020 (Ist)
Ket foto : Bupati Karo Terkelin Berahmana SH MH saat lakukan pengecekan tekanan darah sebelum lakukan donor darah di Rumah Sakit Umum Kabanjahe, Sabtu (21/11) 2020 (Ist)

Namun tahun ini, cukup berbeda dengan tahun sebelumnya, dalam pengambilan darah oleh tim medis, dimana protokol kesehatan tetap dijalankan saat pengambilan darah.Disisi lain, donor darah bisa dilakukan secara berkelanjutan. Sistemnya secara rutin atau secara berkala. Nah tinggal masyarakat pilih yang mana, yang penting kebugaran tubuh tetap terjaga dengan baik dan memperhatikan pola hidup yang sehat. Pepatah mengatakan lebih baik mencegah dari pada mengobati,”ucap Bupati.

Sementara, Dirut RSUD Kabanjahe dr Arjuna Wijaya SpP menyebutkan program donor darah secara rutin merupakan suatu program menjaga kesehatan yang baik dan benar. Hal ini meningkatkan daya tahan tubuh , jika darah secara rutin atau berkala di donorkan,”ujarnya.

Lebih lanjut, Arjuna menilai, pendonoran darah yang dilakukan Bupati, merupakan sepak terjang yang seyogianya dapat menggugah masyarakat salah satu menjaga kesehatan dengan cara program donor darah. Jangan pernah takut darah diambil begitu saja. Sebelum pengambilan darah tim medis akan mengikuti tahapan yang perlu dicek, mulai dari tekanan darah sistolik minimal 100-170, dan tekanan darah diastolik 70-100. Kadar hemoglobin 12,5 g/dl sampai 17 g/dl,”terangnya.

Selanjutnya, Arjuna mengaku, bahwa Bupati Karo merupakan pasien donor darah yang tercatat, selalu secara rutin dalam melakukan donor darah per/6 bulan, seusai data adminitrasi di buku pasien donor darah, “pungkasnya.

(David)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed