by

Keluarga Korban Histeris Saat Rekonstruksi Pembunuhan Pemilik Rumah Makan BPK Vicada

Berita  Karo.OLNewsindonesia,Jum’at(10/05)

Rekonstruksi kasus tewasnya Muliati Sinuhaji (60) yang ditemukan di dalam kamar tidur rumah makan Vicada milknya di Jalan Let Jen Jamin Ginting Desa Raya Kecamatan Berastagi yang terjadi pada Kamis (07/03) 2019 silam sekira pukul 07:00 WIB dilakukan rekontruksi untuk melengkapi berkasnya ke JPU .

Sedangkan tersangka langsung diperankan Andika Prananta Ginting (20) warga Dusun V Desa Sei Mencirim Kecamatan Sungguh Kabupaten Deliserdang Sumatera Utara itu sendiri dan korbannya diperankan oleh salah seorang anggota dari Polres Karo.

Pelaksanaan Rekontruksi itu dilakuakn pada Jumat (10/05) sekira pukul 10:00 WIB di lokasi Rumah Makan Vicada dan dihadiri oleh pihak kelurga,Kejaksaan Negeri Kabanjahe,Penasehat Hukum,Rivalino Bukit,SH ,dan warga serta di kawal oleh anggota Polres Karo.

Dalam adegan rekontruksi itu,tersangka Andika Pranata Ginting langsung memerankan adegannya sebanyak 29 kali adegan dan korbannya diperankan oleh salah seorang anggota Polisi dari Polres Karo. Saat rekontruksi dimulai disertai adegan pembunuhan itu,keluarga korban sempat histeris melihat orang tuanya secara tega ditikam dengan senjata tajam oleh tersangka dibagian kepalanya sehingga mengeluarkan darah dan tewas seketika dan hampir menyerang tersangka ,namun hal itu tidak sempat terjadi karena kesigapan anggota Polisi.

Ket foto : Salah satu Adegan rekontruksi pembunuhan terhadap M. Sinuhaji oleh Tersangka Andika Ginting di lokasi lainnya, Jumat (10/05) 2019
Ket foto : Salah satu Adegan rekontruksi pembunuhan terhadap M. Sinuhaji oleh Tersangka Andika Ginting di lokasi lainnya, Jumat (10/05) 2019

Dari adegan yang dilakuan oleh tersangka ,sekira pukul 03:00 WIB Andika Pranata Ginting langsung melompati dinding yang tingginya 1,5 meter dan langsung masuk kedalam rumah makan itu dengan cara membuka paksa kawat jerijak serta membuka kamar korban dan korban pada saat itu sedang tertidur pulas.

Saat berada didalam kamar itu,Andika Pranata Ginting melihat barang milik korban termasuk satu bungkusan terbuat dari kain yang terletak dekat korban dan langsung diambil oleh tersangka,namun korban langsung bangun dan berteriak “maling,maling..! dan sempat menyebut nama Andika maling.

Tanpa pikir panjang ,Andika langsung meraih sebilah pisau yang yang terletak diatas meja dan menikam korban sehingga menancap dikepalanya seketika meregang nyawa diatas tempat tidurnya dengan posisi terlentang dan sempat juga tersangka menutupi tubuh korban dengan selimut. Setelah itu ,tersangka langsung mengambil dan membuka bungkusan yang isinya dompet dan didalamnya uang sebanyak 56 ribu rupiah dan satu bilah pisau kecil berupa keris.

Setelah berhasil mencuri barang korban, Andika Pranata Ginting langsung berangkat menuju warung tuak Baroka dan bertemu dengan Kurniawan dan Dewi Sartika beru Sinulingga ,setelah itu ,Andika Pranata dan Kurniawan langsung berangkat ke kota Kabnjahe untuk sarapan pagi .

Setelah itu Andika Pranata memperlihatkan cincin tersebut kepada Kurniawan untuk dijual . Namun perjalanan kasus yang dilakukan oleh Andika Pranata Ginting begitu juga Emas yang dicurinya dari korban belum dapat dinikmatinya karena keburu ditangkap oleh sat Reskrim Polres Karo di Namo Rih Pancurbatu Kabupaten Deliserdang Sumatera Utara .

(David)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed