Air Tak Mengalir, Warga Desa Sadaperarih Kecamatan Merdeka Kecewa..!

Berita Karo, www.olnewsindonesia.com, Selasa, 1 Maret 2022

Masyarakat Desa Sadaperarih Kecamatan Merdeka Kabupaten Karo sangat kecewa dengan pembangunan Sumur Bor atau Program Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Perdesaan Padat Karya yang merupakan bantuan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dari Pusat.

Proyek Pembangunan Sumur Bor atau SPAM tersebut menelan anggaran sebesar Rp 325.033.000, biaya yang tidak sedikit ini ternyata hanya pekerjaan sia – sia karena sampai saat ini program bantuan pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ini khususnya membantu masyarakat dalam kekurangan air bersih bakalan sia  – sia. 

Menurut keterangan salah satu warga yang mengaku marga Karo – Karo ketika di konfirmasi wartawan di lokasi proyek SPAM pada hari Selasa (01/03.2022) mengatakan, kami masyarakat Desa Sadaperarih ini sangat kecewa dengan pembangunan Sumur Bor ini, karena sudah awal bulan 3 belum ada setetes pun airnya keluar dari Sumur itu , padahal kontrak kerjanya sudah selesai pada akhir Desember 2021 kemarin sesuai yang tertulis di papan proyek.

“Menurut yang saya baca di papan proyeknya itu, pekerjanya dimulai 01 Oktober 2021 sampai 31 Desember 2021, tapi sampai detik ini belum ada setetes pun mengalir air tersebut ke masyarakat,  sementara waterleding sudah siap dibangun, jadi untuk apa nanti waterleding itu dibangun kalau airnya pun tidak ada mengalir. Padahal warga Desa Sadaperarih ini sangat membutuhkan sarana air bersih untuk kebutuhan sehari hari,” kesalnya.

Ketika awak media menanyakan kepada warga tersebut, siapakah yang membangun proyek pembangunan Sumur Bor ini, warga pun menjawab, “yah kalau siapa abang bilang yang mengerjakan pembangunan Sumur Bor ini, saya sendiri pun tidak tau bang, tapi saya lihat di plank proyek itu yang mengerjakan adalah Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM Seiya Sekata ). Setau saya kalau Swadaya masyarakat namanya sudah pasti masyarakat setempat yang mengerjakan,  tapi sudah hampir 6 bulan , satu orang pun tidak ada warga Desa ini yang ikut mengerjakannya,” ucap Karo – Karo ini .

Ketika dikonfirmasi Kepala Desa Sadaperarih Kecamatan Merdeka Kabupaten Karo Perdinan Surbakti, terkait pembangunan Sumur Bor di Desanya mengatakan, saya pun sudah bingung melihat pembangunan Sumur Bor itu , karena sudah hampir 175 meter di Bor kedalamannya , itu pun belum juga dapat air , bahkan mesin pemborong itu pun sudah ada tinggal di dalam karena kedalamannya,  tapi walaupun begitu, kita dari Pemerintah Desa tetap berupaya supaya aliran air ini cepat mengalir,  jadi saya minta kepada masyarakat Desa supaya mohon bersabar,” kata Kades ini.

(David)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *