Tukang Tinggalkan Program Rumah Bedah, Rumah Terkatung-Katung

Berita Karo -Olnewsindonesia.Kamis(27/01/22)

Terkait Bedah Rumah yang diprogramkan yang diusulkan oleh salah satu anggota DPR RI Bob Andika Mamana Sitepu di wilayah Kabupaten Karo sebagian yang belum selesai ataupun terbengkalai ada di Desa Sampun Kecamatan Dolat Rayat Kabupaten Karo, adalah milik Rijois Tarigan belum ada titik terang hingga saat ini.

Salah satu Konsultan ataupun pendamping program Rumah Bedah tersebut yakni Riski Bukit, yang mana pada Kamis (27/01.2022) sekira pukul 16.00 WIB melalui selulernya mengatakan,” bangunan tidak selesai masalahnya antara penerima bantuan dan Tukang, karena Penerima bantuan yang mengambil Tukangnya,” katanya.

“Kita sebagai Konsultan ada acuan dari kami yang harus dikerjakan sesuai standar, contohnya, penggunaan Besi 10 inci untuk tiang, penggunaan Besi 6 untuk cincin. Kalau saya tanggapi dari penuturan Rijois, Penerima bantuan ada kesalahan dengan Tukang, kenapa bisa salah..? mungkin kesepakatan Pemilik rumah dan Tukang tidak ada, ini permasalahannya.

Lanjutnya lagi,” seharusnya tadi, Pemilik rumah harus benar benar kontrol dalam pekerjaan itu, entah bagaimana kesepakan mereka kita juga tidak tahu. Masalah rekening itu atas nama Penerima bantuan, namun sebagai catatan tidak bisa diberikan kepada Penerima terkecuali nanti rekening untuk upah Tukang itu pun setelah selesai nanti rumah itu dibangun,” ungkapnya.

Satu lagi perlu diketahui progam ini usulan dari Bob Mamana Sitepu Anggota DPR RI. Kalau masalah bahan untuk bangunan, Penerima bantuan sejumlah 22 orang yang menerima di Desa Sampun mereka lah yang membuat kesepakan dengan pihak Panglong dan suratnya pun sudah ditandatangani mereka.
Jadi tidak selesai rumah tersebut, tanyakan saja langsung kepada Tukangnya itu (Andi) warga Desa Sampun,” ujar Bukit dari seberang telepon.

Rijos Tarigan saat dikonfirmasi Kamis (27/01.2022) terkait keterangan konsultan lewat Ponselnya mengatakan,” apa yang disampaikan Konsultan kepada Wartawan jauh beda dengan apa yang dikatakannya kepada saya. Kata dia kala itu, ‘bilang saja Tukangnya lari, biar begitu kami buat laporannya keatas’, katanya. Lalu saya jawab “kata – kata itu bukan baik, yang berat nanti adalah saya”, ujar saya kepada dia saat itu.

Memang perjanjian saya dengan Tukang (Andi), saya bilang sama dia, sesuai gambar ada pada Andi dikerjakan saja dengan baik pesanku sama dia, berselang waktu saya protes karena menurut aku bangunan itu tidak sesuai saya lihat, karena saya protes datang lagi pun tidak ditinggal begitu saja bangunan ini terkatung-katung,” jelas Rijois.

Sementara Kepala Desa (Kades) Sampun, Gunung Mas Bukit, dikonfirmasi wartawan, melalui selulernya, Kamis (27/01.2022), mengatakan, “ diantara penerima bantuan Bedah Rumah dan Tukang selama ini aman-aman saja, ada kabar telah masuk berita, apa permasalahan mereka malam ini saya panggil kedua-duanya, supaya kita tahu akar permasalah itu,” kata Kades.

“Kita sebagai Pemerintah Desa sesuai aturan yang dibutuhkan tentang administrasi Bedah Rumah ini telah selesai kita kerjakan, setelah itu ada panitia yang telah ditunjuk, pun demikian kalau ada permasalahan, besok aku kabari siapa salah dalam hal ini,” beber Kades dari seberang Selulernya.

(David)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *