by

Ketua Karang Taruna Kabupaten Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Penganiayaan Yang Dilakukan Oknum Polisi

Berita Karo.OLNewsindonesia,Rabu(12/09)

Perihal kasus laporan pengaduan korban penganiayaan yang diduga dilakukan oknum Polisi yang bertugas di Polres Tanah Karo tertuang dalam Laporan Polisi Nomor : LP/327/V/2019/SU/Res T Karo,tanggal 31 Mei 2019.

Sehubungan tentang dugaan terjadinya tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama sebagaimana dimaksud dalam pasal 170 Jo 351 dari KUHPidana yang terjadi pada hari Jumat tanggal 31 Mei 2019 sekira pukul 02.00 WIB di Desa Bunuraya Baru Kec.Tigapanah Kab.Karo.

Ket foto  : Korban selaku ketua ranting Karang Taruna Desa Bunuraya Baru
Ket foto : Korban selaku ketua ranting Karang Taruna Desa Bunuraya Baru

Menyikapi kasus kekerasan yang dialami kader Karang Taruna itu, Hendra Mitchon Purba yang menjabat sebagai Ketua Karang Taruna Kabupaten Karo angkat bicara , pihaknya secara tegas mengatakan, ” Akan mendampingi setiap tahapan proses hukum yang sedang di tempuh anggota saya yang mengalami tindak kekerasan. Apalagi dalam kasus ini diduga melibatkan oknum dari Sat Sabhara Polres Tanah Karo, jadi wajib tuntas,” ungkapnya saat di temui awak media di Desa Rumah Kaban Jahe , Rabu (12/06) 2019 pukul 11:45 WIB .

Sementara wakil Ketua Karang Taruna Kabupaten Karo, Aryzona Purba , juga mengatakan, ” seharusnya sebagai aparat kepolisian tugas nya mengayomi masyarakat bukan bersikap arogan,! kami ingin kasus ini harus dituntaskan sampai terang benderang ,” tegasnya!

Untuk diketahui bahwa Polres Karo juga sudah menyampaikan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP). SP2HP tersebut bernomor : B/157/VI/2019/Reskrim tertanggal 04 Juni 2019.

Dihadapan Hendra Mitchon Purba Ketua Karang Taruna Kabupaten Karo di saksikan Aryzona Purba Wakil Ketua Karang taruna beserta Asmadi Sembiring Ketua Ranting Karang Taruna Desa Bunuraya Suharja Sinuraya (32) yang juga menjabat sebagai Ketua Karang Taruna terpilih Bunuraya Baru , mengucapkan, “terima kasih kepada pengurus Karang Taruna Kabupaten Karo beserta jajarannya yang telah mendukung penuh upaya hukum yang sedang saya tempuh untuk mendapatkan rasa keadilan,” katanya.

Dalam kesempatan ini saya juga meminta maaf yang sebesar-besarnya karena tidak langsung melaporkan kejadian kekerasan yang saya alami ini kepada pengurus Karang Taruna di tingkat kepengurusan Kabupaten , maupun ke pengurus Kecamatan , bukan karena kesengajaan namun karena masih mengalami rasa trauma , sehingga hal ini belum sempat saya laporkan,” ungkap Suharja.

(David )

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed