by

Korban Penganiyaan Satuan TAF (Team Alfa Force) Ancam Laporkan Ke Devisi Mabes Propam

Bogor, OLNEWSINDONESIA.

Akibat luka lebam dan siksaan yang di alami Liston pandiangan (40) Thn.salah seorang petugas (Matel) atau Deb.Colector.yang di duga merampas sepeda motor milik konsumen terpaksa berurusan dengan (Team Alfa Porce) Bogor.

Peristiwa itu terjadi ketika korban yang di ketahui warga asal Sumatera Utara bernama Liston di duga usai merampas sebuah sepeda motor di tengah jalan milik orang lantas, Ia tiba tiba di tangkap tanpa perlawanan langsung di gelandang ke Mapolres Bogor. oleh TIM (TAF) ” Namun sesampai di kantor Mapolres korban bukan malah di minta menceritakan kronologis saat merampas sepeda motor teraebut. Justru yang ada mendapatkan siksaan dari oknum petugas Polisi yang bernaung di (TAF) “saya di siksa lalu di cukur rambutnya dan kemudian dianiya “ujar korban ke wartawan OLNEWSINDONESIA seraya menirukan, saat laporan ke salah seorang penyidik Polres Bogor. ” yakni Bripka Robi.

Tak sampai di situ korban dan kakanya juga meminta usut Propam Polres terkait, penganiaan yang diderita adik kandungya ” keluh kakak korban Jonfredy kepada OLNEWSINDONESIA via Hp.(3/8) kemarin .

“Saya tak terima adik saya disksa kalau tangkap tankap saja tapi jangan main hakim sendiri toh,ada hukum yang berlaku”tandasnya dengan nada kesal.

Informasi yang di himpun korban saat kejadian langsung melaporkanya ke Mapolres Bogor terkait siksaan pada (26/7).

Namun dari semnjak laporan ke Propam Polres (Liston-red) hingga saat ini kasus penganiyaan itu belum juga di usut, karna itu korban dan kakaknya berencana melaporkanya ke Devisi Mabes Propam guna mengusut tuntas oknum Petugas (TAF) yang melakukan penganiyaan saat penangkapan terjadi kendati korban masih mengalami troumatis korban juga meminta agar Kapolri Jendral Tito Karnavian menindak oknum anak buahnya yang bertindak sebagai preman bukan sebagai Polisi sebab Institusi Polri pengayom masyarakat dan bukan semena mena main hakim sendiri. (leo)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.