HUT PGRI Ke-77, K3S Ronggur Nihuta Gelar Lomba Aksara Batak Tingkat SD

Berita Samosir, Berita Online Indonesia Di Online News Indonesia, www.olnewsindonesia.com 

Jelang Hari Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia ke 77 tahun (HUT PGRI ke 77), Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) menggelar lomba Aksara Batak tingkat Sekolah Dasar sekecamatan Ronggurnihuta.

Diikuti 24 peserta didik yang terdiri kelas 4 dan 5 dari 12 sekolah dasar di kecamatan Ronggurnihuta, perlombaan aksara batak resmi dibuka Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Jonson Gultom S. Pd, Sabtu (19/11/2022) di SDN 2 Sabungannihuta.

Ketua K3S Kecamatan Ronggurnihuta, Adnanja Simamora S. Pd menyampaikan bahwa perlombaan ini terlaksana berkat kerja sama seluruh kepala Sekolah Dasar program K3S Ronggurnihuta, dalam rangka memperingati HUT PGRI ke 77 Tahun, dengan tema ‘Mebudayakan Aksara Batak Toba Dalam Dunia Pendidikan di Kecamatan Ronggurnihuta Sesuai dengan Kurikulum Merdeka, Profil Pelajar Pancasila.

Yang diperlombakan kata Adnanja Simamora yakni mentranslate Aksara Batak ke Latin, dan dari Latin ke Aksara Batak. Yang mana soal nya dari tim juri yang berasal dari SMP Negeri 2 Ronggurnihuta.

Kegiatan ini lanjut Adnanja, tidak menggunakan dana pemerintah maupun dana bos, namun terlaksana berkat partisipasi kepala sekolah dan rekanan yang berbaik hati. Dan kegiatan ini piala bergilir yang akan diperlombakan setiap tahunnya.

“Kita berharap siswa lebih mengenal Aksara Batak. Kelas 2,3 dan 4 program nya harus bisa Aksara Batak, dan kelas 5, 6 programnya bisa memainkan musik tradisonal Batak Toba dan itulah motivasi kami”, ujar Adnanja Simamora.

Dalam Sambutannya, Kadisdikpora Kabupaten Samosir Jonson Gultom, S. Pd sangat mengapresiasi kegiatan perlombaan Aksara Batak Toba yang dilaksanakan K3S Ronggurnihuta.

“Saya sangat apresiasi dan ini kecamatan terdepan menurut saya yang telah melakukan program baru dinas pendidikan, yakni Aksara Batak, sembari menunggu di perbup kan Aksara Batak resmi di Kabupaten Samosir”, ungkapnya.

Menurutnya, Aksara Batak kedepan akan hilang bilamana tidak dihidupkan kembali mulai dari sekarang. Sehingga program baru dinas pendidikan. “Para ilmuan mengatakan, 20 hingga 30 tahun kedepan, Aksara Batak lah yang nantinya akan hilang dari Aksara suku yang ada di Indonesia”, ucap Jonson.

Untuk itu lanjut Jonson, dinas pendidikan membuat program baru untuk mengembalikan Aksara Batak maupun peradaban Batak, seperti tulisan Batak yang mana mulai dari kelas 1 dasarnya sampai Kelas 3. Dan kelas 4,5, dan 6 adalah mempelajari peradaban Batak.

“Aksara Batak, bahasa Batak dan juga peradaban Batak jangan sampai hilang. Dan nantinya di rapor sudah ada nilai sesuai usulan dinas pendidikan untuk di perbupkan”, harap Jonson.

Tak ketinggalan, Camat Ronggurnihuta, Beresman Simbolon juga memberikan pujian dan apresiasi kegiatan perlombaan Aksara Batak tingkat SD sekecamatan Ronggurnihuta.

“Kami sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan ini. Bahkan saya sendiri sudah tidak tau lagi tentang Aksara Batak. Dan terimaksih bapak/ibu kepala sekolah yang telah melaksanakan perlombaan ini. Dari kantong pribadi akan saya berikan demi suksesnya kegiatan ini”, pungkas Beresman Simbolon.

(JuntakStar)