by

Udin Saputra Dampingi Kapolres Bogor Tinjau Vaksinasi anak usia 6-11 Tahun Di BPK Penabur

Berita Bogor,OLNewsindonesia.Rabu(12/01/2022)

Dalam rangka Monitoring Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 anak usia 6 sampai dengan usia 11 Tahun, dalam hal ini Kapolres Bogor, AKBP, Iman Imanuddin, Dandim 0621, Gan Gan Rusgandara, Sekretaris Daerah (Sekda), Burhanudin, meninjau langsung pelaksanaan kegiatan vaksinasi tersebut di Sekolah Badan Pendidikan Kristen (BPK) Penabur Kota Wisata, Desa Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (12/1/2022).

Acara peninjauan vaksinasi tersebut didampingi oleh Kepala Desa Ciangsana, Udin Saputra, serta Muspika Kecamatan Gunung Putri, yakni Camat Gunung Putri, Dindin Wahidin, Kapolsek Gunung Putri, Andri Franz Ferdyawan, Danramil 0621-05 Kapten Kav Bambang Mujianto dan Kanit Satpol PP Kecamatan Gunung Putri Suharto

Saat mendampingi peninjauan Vaksinasi anak usia 6 Sampai dengan usia 11 Tahun oleh Kapolres Bogor, Kepala Desa Ciangsana, Udin Saputra menjelaskan, bahwa pihaknya melaksanakan pengecekan langsung sebagai bentuk upaya mendukung program pemerintah dalam mempercepat penanganan vaksinasi.

“Kami melakukan pengecekan langsung proses kegiatan vaksinasi di sekolah semua berjalan dengan lancar,” jelas Kepala Desa Ciangsana

Disampaikan juga Udin Saputra, pihaknya menyampaikan terimakasih kepada semua stakeholder yang telah turut mendukung program pemerintah dalam mempercepat penanganan kegiatan vaksinasi ini.

“Alhamdulillah, antusias murid BPK Penabur yang ikut vaksinasi juga banyak. Kepada masyarakat yang sudah mendapatkan vaksinasi tetap patuhi protokol kesehatan dan bila beraktivitas tetap memakai masker,”tuturnya

Sementara itu, di kesempatan yang sama Camat Gunung Putri, Dindin Wahidin, mengucapkan terima kasih kepada Polres Bogor yang telah melaksanakan vaksinasi anak umur 6 – 11 Tahun di sekolah BPK Penabur, terima kasih pula kepada pihak sekolah BPK Penabur. Semoga dengan vaksin anak 6 – 11 tahun memberikan imunity bagi anak sekolah dalam rangka menghadapi kegiatan PTM (Pembelajaran Tatap Muka),” pungkasnya

(DENI)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed