by

Bupati Samosir Tak Berani Seperti Pemkab Kebumen Hentikan Penambang Geopark Karangsambung

Berita Samosir.OLNewsindonesia,Senin (3/2)

Bupati Samosir, Drs.Rapidin Simbolon MM tak berani hentikan Galian C Illegal berkedok Pematangan Lahan, seperti Pemkab Kebumen yang mana berani menghentikan penambang Geopark Karangsambung.

Pasalnya, hingga hari ini Senin (3/2/2020), Pantauan OLNewindonesia.com, para oknum perusak warisan bumi Geopark Kaldera Toba, yang berada di Desa Huta Tinggi, kecamatan Pangururan, kabupaten Samosir, Sumatera Utara masih berlangsung tanpa ada keberanian dari pihak terkait khususnya Pemkab Samosir untuk menghentikannya.

foto : Plank Warisan Bumi Geopark Kaldera Toba, di Desa Huta Tinggi, Kecamatan Pangururan, Samosir, Sumatera Utara, yang bukit nya di tambang oleh oknum oknum, dengan berkedok kan pematangan lahan.
foto : Plank Warisan Bumi Geopark Kaldera Toba, di Desa Huta Tinggi, Kecamatan Pangururan, Samosir, Sumatera Utara, yang bukit nya di tambang oleh oknum oknum, dengan berkedok kan pematangan lahan.

Bukit bukit yang dikeruk hampir sebulan lamanya merupakan kawasan Warisan Bumi Geopark Kaldera Toba, yang berada di titik kordinat N 02″36″08.3 E 09842″58.6, dengan ketinggian 1078 mdpl, diperkirakan akan rata jika pemkab Samosir tak berani menghentikannya.

Dikutip dari Gatra.com, Pemerintah Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah berkoordinasi dengan Pemprov Jawa Tengah untuk menghentikan penambangan di kawasan Cagar Alam Geologi Nasional atau Geopark Karangsambung-Karangbolong.

Bupati Kebumen, Yazid Mahfudz mengatakan caranya yakni dengan tidak memperpanjang izin penambangan lama dan tak lagi menerbitkan izin tambang baru. Langkah itu dilakukan untuk melindungi kawasan geopark yang telah menjadi kekayaan warisan dunia.

foto : Kawasan Warisan Bumi Geopark Kaldera Toba semangkin hari semangkin memprihatinkan, tanpa ada tindakan tegas oleh pemkab Samosir.
foto : Kawasan Warisan Bumi Geopark Kaldera Toba semangkin hari semangkin memprihatinkan, tanpa ada tindakan tegas oleh pemkab Samosir.

Menurut dia, para pengusaha penambangan akan diarahkan ke lokasi di luar geopark. Pasalnya, penambangan batu dan pasir berpotensi mengancam kelestarian geopark.

“Terbit izinnya sebelum kawasan Karangsambung-Karangbolong ditetapkan menjadi geopark nasional. Jadi penambangan harus dihentikan,” tandasnya, saat dihubungi, Sabtu (1/2).

Yazid bilang geopark bisa dikembangkan sebagai kawasan wisata berbasis edukasi, atau geowisata. Pariwisata berbasis konservasi kawasan geologi ini diharapkan bisa memicu pemberdayaan ekonomi masyarakat, terutama yang berada dalam kawasan geopark.

Menurut Yazid, pengembangan sektor pariwisata bisa menjadi opsi pemkab untuk program pengentasan kemiskinan. Pasalnya, sejumlah wilayah di Geopark Karangsambung-Karangbolong yang meliputi sejumlah kecamatan adalah kantong-kantong kemiskinan.

“Karena ini penting untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.

Geopark Karangsambung-Karangbolong mencakup luasan sekitar 543 kilometer persegi, di 117 desa dan 12 kecamatan di Kebumen. Geopark ini terdiri dari situs warisan geologi dan bentang alam di kawasan Cagar Alam Geologi Nasional Karangsambung serta Kawasan Bentang Alam Karst (KBAK) Gombong Selatan.

(JuntakStar)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed