by

Supratechnic, Mitra Penyedia Instrument & Sensor

Pertumbuhan Industri Farmasi dan Food Beverage di Indonesia yang masif, menciptakan peluang-peluang baru bagi Perusahaan Penyedia Alat Instrumentasi, Sensor beserta Jasa Kalibrasi. Dimana proses pengelolaan dalam pembuatan obat, makanan, minuman diharuskan memenuhi standart yang telah ditetapkan oleh Regulator. Di Indonesia, BPOM telah menetapkan standart-standart bagi hal tersebut dan dilindungi oleh Undang-Undang. Tentunya hal tersebut bagi perlindungan kepada konsumen serta meningkatkan daya saing produksinya.

Di Indonesia, masih sangat jarang penyedia-penyedia alat-alat Instrument, Sensor maupun Jasa Kalibrasinya. PT Supratechnic Instrumentasi Indonesia yang berkantor Pusat di Gedung 3 Lantai di Sunter, Kemayoran melihat peluang ini. Terbukti kini menjadi penyedia terpercaya dan terdepan bagi kebutuhan Perusahaan Farmasi dan FB di Indonesia serta industri lainnya.

Ditemui oleh Redaksi, Direktur Supratechnic Instrumentasi Indonesia, Fitri Sriningsih mengatakan bahwa benar Perusahaan-Perusahaan Besar Farmasi dan FB menjadi client mereka. Seperti Abbot, Kalbe,Kalbio, Ajinomoto dll. Dengan memegang Hak Ekslusif Distribusi alat Instrumentasi Kaye Amphenol dari Amerika (Salah Satu Divisi Sensor General Electric atau GE yang diakuisisi oleh Amphenol), E Plus E dari Austria, Bacharach dari Amerika dan Huba Control dari Swiss.

“Lingkup Kami cukup luas untuk sensor, karena hampir semua industri membutuhkan sensor. Tidak saja Industri Farmasi dan FB. Kami juga menyediakan Sensor yang berkaitan dengan HVAC untuk Titik Embun atau Dew Point, Air Velocity, Humidity sampai alat monitoringnya. Bahkan sensor mostuire minyak, Kami juga menyediakan” ungkap wanita ayu asal Jogja ini.

Ditambahkan oleh beliau “Dengan hadirnya PT Supratechnic Instrumentasi Indonesia, kebutuhan alat instrumentasi, sensor dan jasa kalibrasi dapat mempermudah kebutuhan pemesanan industri, yang sebelumnya harus memesan dari Amerika, Austria, maupun Swiss. Khususnya perusahaan multinasional dari Eropa dan Amerika yang membuka industrinya di Indonesia”.

Rio

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed