Berita Karo, Berita Online Indonesia Di Online News Indonesia, www.olnewsindonesia.com
Pemerintahan Kecamatan Berastagi yang dipimpin oleh David C. Sembiring gelar rapat khusus terkait mengatasi/penanganan sampah di area Berastagi pada Kamis, (08/05/2025) sekira pukul 11.00 WIB di aula kantor Lurah Tambak Lau Mulgab II Berastagi, yang dihadiri oleh Babinkamtibmas dari Polsek Berastagi, Lurah Gundaling I, Gundaling II, Lurah Tambak Laumulgab I dan Laumulgab II, serta para Kepala Lingkungam (Kepling), perwakilan Pengurus Pasar Kaget dan pemilik Toko dijalan vetran serta beberapa masyarakat.
Dalam sambutannya Camat Berastagi David C. Sembiring menyampaikan,” dimana sesuai instruksi Bupati Karo, bahwa untuk dijalan vetran inti kota Berastagi tidak boleh lagi ada keranjang atau tempat sampah, karena Berastagi ini daerah Wisata, maka kita harus buat satu skema atau solusi gimana cara mengatasi ataupun sistem penanganan sampah di Berastagi,” ujarnya seraya ajak hadirin menyampaikan masukan solusi dalam mengatasi sampah tersebut.
Sementara itu Kabid PSLB3 (Pengelolaan Sampah Limbah Bahan Berbahaya Beracun) Erguna Sinukaban yang diundang mewakili Plt. Kadis Lingkungan Hidup menyampaikan,” kita tetap terus berkolaborasi, kami dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karo konsen dalam kebersihan, ini dibuktikan tim kita melakukan pengangkutan sampah 5 kali sehari khusus di jalan vetran kota Berastagi, itu pun kadang masih kecolongan, dimana setiap usai kita angkut selang beberapa menit sampah kembali numpuk dan tentunya kita juga memiliki keterbatasan.
Maka dalam mengatasinya kita harus bersama sama bersinergi dalam hal ini, mengingat wajah Kabupaten Karo adalah kota Berastagi. Jadi dalam pertemuan ini Dinas kita tentunya fokus utamanya adalah dari Tugu Perjuangan hingga Tugu Kol Berastagi. Yang khususnya di area jalan vetran ini kita utamakan bagaimana cara mengatasi sampah yang berserakan serta mengatasi sampah kiriman,” bebernya.
“Intinya dulu adalah kita harus punya tempat titik Tempat Pembuangan Sampah (TPS) untuk penempatan Bin Sampah karena sebelumnya sudah kita buat keranjang kurang efektif dan pak Bupati juga tidak mengizinkan lagi TPS di buat sepanjang jalan vetran, maka harapan kita kerjasama kita agar kehadiran Bin Sampah nantinya bisa kita angkut secara mobile dengan interval waktu yang ada. Nah saya rasa begitu sementara yang bisa kita lakukan mengingat armada dan Bin Sampah kita terbatas,” sebutnya.
Usai penyampaian paparan dari Camat dan Kabid PSLB3 tersebut, acara diselingi dialog intraktif dengan meminta masukan dan saran dari para Kepling dan masyarakat.
Dan hasil rapat tersebut, sementara disepakati bersama adalah meletakkan Bin Sampah besar di jalan Kenanga dan keranjang/kantong plastik tempat sampah dirumah atau Ruko -Ruko dijalan vetran kota Berastagi, yang juga sekaligus Pemerintah setempat membuat imbauan ke warga masyarakat.
Terkhusus untuk sampah pedagang Pasar Kaget diarahkan sampah di buang ke Bin besar dalam tiga kali pengangkutan dalam sehari di mulai pada pukul 07.WIB 13.00 WIB dan pukul 19.00 WIB dan scedule tersebut dimulai pada hari Senin depan yang mana sebelumnya pihak Kelurahan akan mengimbau seluruh warga masyarakat dengan membuat surat edaran dan sanksi bagi warga masyarakat yang tidak mengikuti imbauan tersebut.
Terahir Lurah Tambak Lau Mulgab I, Grady Sugara Ginting, S. STP disaat menyampaikan notulen dari hasil rapat, Lurah ini mengajak jajaran Pemerintahan Kecamatan Berastagi, yakni para seluruh Lurah, para Kepling, dan masyarakat agar melaksankan tugas yang diberikan.” Mari kita sama – sama membantu pihak Dinas Lingkungan Hidup ini agar tercipta Berastagi Bersih, Indah dan Nyaman,” harapnya.
(David – Rigan)
