Keributan Di Tongging, Pihak Kacabdis IV Perintahkan Para Kepsek Mendata Siswanya

Berita Karo, Berita Online Indonesia Di Online News Indonesia, www.olnewsindonesia.com

Atas adanya aduan Masyarakat ke pihak Kepolisian Polres Karo tentang terjadinya ketibutan/perselisihan antar Warga Desa Tongging dan Anak Sekolah/Pelajar SMA di jalan umum Tigapanah – Merek tepatnya di Desa Tongging Kecamatan Merek Kabupaten Karo sekira pukul 12.44 WIB pada Senin (20/04/2026) yang sempat ramai dan telah viral di Sosial Media.

Maka bekal dari informasi itu, pihak Personil Piket Polsek Tigapanah bersama Pawas Aiptu Ferdinand Sembiring bersama 3 (tiga) Personil lainnya mengecek ke lokasi/TKP dan didapatkan info dari beberapa warga Desa Tongging bahwa awal permasalahannya dari Desa Paropo Kecamatan Silalahi Kabupaten Dairi.

Pihak Polsek Tiga Panah langsung berkoordinasi dengan Kepala Desa (Kades) Paropo, Bahabinkamtibmas Aiptu Jayanta Perangin Angin dan disepakati akan dimediasi direncanakan pada hari Rabu 22 April 2026 mendatang di kantor Desa Paropo Kecamatan Silalahi.

Nah, diketahui sekitar pukul 15.20 WIB kelompok anak – anak Sekolah tersebut dan juga masyarakat Tongging telah membubarkan Diri.

Saat di konfirmasi Kapolsek Tiga Panah, AKP Deddy S, Ginting, SH menyampaikan bahwa keributan tersebut sudah diamankan dan situasi kini di lapangan sudah kondusif.

“Dan Kita sudah melakukan koordinasi dengan Kacabdis Wilayah IV Zulkarnaen Barus S.Pd.Msi., Kasi SMA, Deni Tarigan S.Pd.Msi.,Kasubbag TU Cabdis Wilayah IV Imanta Perangin-Angin S.Pd.MM dan Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Tiga Panah Kalvin Ginting untuk mengantisipasi agar tidak terulang kejadian perkelahian diwilayah Hukum Polsek Tiga Panah,” terang Kapolsek ini.

Sebelumnya, didapat informasi, bahwa keributan/perselisihan antar Siswa dengan Masyarakat ini, yang mana kedua belah pihak membawa Potongan Bambu, Kayu senjata tajam berupa Clurit, Parang dan Gir Baja. Namun atas kesigapan Petugas dari personil Polri dan TNI situasi kini sudah terkendali.

Tambahan informasi didapatkan awak Media di lapangan diketahui bahwa para Pelajar tersebut datang dari berbagai Sekolah yang ada di Kabupaten Karo bukan dari satu Sekolah saja dan kemungkinan juga ada dari Luar Tanah Karo.

Namun saat di konfirmasi Kacabdis Wilayah IV, Zulkarnaen Barus sekira pukul 19.20 WIB menerangkan bahwa, kejadian keributan tersebut benar adanya, namun ketika ditanya Siswa dari Sekolah mana, Kacabdis belum dapat memastikannya.

“Mendapat informasi tadi, kita langsung ke lokasi, situasi sudah kondusif, nah terkait isu mengatakan ada Siswa dari Sekolah Berastagi ini masih kita cari dan gali untuk kita identifikasi dari sekolah mana saja, karena kita juga dapat info bukan hanya dari satu sekolah saja. Jadi saat ini Kita sudah sampaikan ke semua Kepala Sekolah (Kepsek) agar mendata seluruh Siswanya, bila ada yang terlibat agar segera melaporkan dan tetap koordinasi ke Petugas di wilayah masing masing,” ujarnya.

(David)