Forkopimda Karo Kelokasi Turap Yang Runtuh di Desa Gongsol

Berita Karo, www.olnewsindonesia.com

Forkopimda Karo mendatangi lokasi Turap atau dinding penahan tebing yang roboh di Lau Sungsang Desa Gongsol Kec. Merdeka Kab. Karo, Jumat(18/03.2022).

Hujan deras kemarin siang di Desa Gongsol, mengakibatkan air hujan tidak tertampung drainase dan mengikis dinding Turap sehingga roboh/runtuh dan menimpa beberapa rumah warga. Sebanyak 23 KK diungsikan untuk sementara waktu guna menghindari terjadinya bencana susulan akibat cuaca ekstrim yang masih sering turun hujan.

Bupati Karo Corry S. Sebayang bersama dengan Wakil Bupati Theopilus Ginting, Kapolres Tanah Karo AKBP Ronny Nicholas Sidabutar, SH, S.I.K, M.H, Dandim 0205/TK Letkol INF. Benny Angga Ambar Suoro, Kalaksa BPBD Kab. Karo Jusri Nadeak dan Forkopimca Kec. Merdeka, sekira pukul 11.20 WIB tiba di lokasi bencana robohnya Turap.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Karo beserta jajaran instansi pemerintahan turut berempati atas musibah yang telah terjadi. Untuk sementara 23 KK yang tinggal di dekat lokasi bencana diungsikan ke tempat yang aman terlebih dahulu, berhubung cuaca masih ekstrim, dan dikhawatirkan terjadi longsor susulan,” kata Bupati.

Lebih lanjut, Bupati Karo mengatakan Dinas PU Kab. Karo akan segera melakukan perbaikan Turap yang roboh agar tidak semakin parah.

“Dan diingatkan kepada seluruh masyarakat untuk berhati hati berhubung cuaca ekstrim, khususnya masyarakat yang tinggal di tempat yang geografisnya miring/lereng dan di pinggir sungai, waspada bencana tanah longsor dan luapan air”, kata Bupati Karo ini.

Sementara itu, Kepala Desa Gongsol, Syahmidun saat dikonfirmasi, menerangkan,” akibat hujan terlalu deras dan selama ini juga lokasi di area longsor tersebut tidak ada Parit serta rumah tersebut yang paling rendah, sehingga Air hujan dan Air kiriman dari atas (Dusun I) sudah melebihi kapasitas jadi Air di Parit sudah meluber,” terangnya.

Lanjut Kepala Desa ini lagi,” sehingga pengikisan dan terjadi penggerusan dari celah Turap terlebih-lebih Parit besar Lau Sungsang tak dapat menampung Air tersebut sehingga Air meluber ke luar hingga merusak sebagian tanaman di Persawahan, jadi harapan kita, mengingat Dana Desa habis di oprasional Covid-19 dan ke BLT DD, untuk itu kita berharap agar Pemkab Karo menyegerakan pembangunan Turap yang tergerus agar jangan lagi nanti ada kerusakan yang lebih parah dampak dari Hujan,” harap Syahmidun ini.

(David)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *