Berita Karo, Berita Online Indonesia Di Online News Indonesia, www.olnewsindonesia.com
Akhir akhir ini hujan ekstrim terus melanda kota Kabanjahe, Kabupaten Karo terutama di sepanjang jalan Djamin Ginting titik air dari gorong-gorong atau drainase – Parit meluap ke badan jalan hingga membuat pengguna jalan ekstra hati hati dalam berkendara karena dapat membahayakan para Pengguna jalan itu sendiri, mengingat setiap hujan turun di area Simpang Tiga Samura persisnya di depan SPBU Kabanjahe tersebut genangan air mencapai 20 hingga 40 cm.
Melihat situasi tersebut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo selaku Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr.dr Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes menginstruksikan jajaranya dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup bersama Dinas PUTR Kabupaten Karo bersinergi guna mengatasi dan mengantisipasinya, dimana interval hujan di kota Kabanjahe saat ini semakin intens.

Sebelumnya pasca hujan deras pada 10 April 2026 lalu pihak Dinas Lingkungan Hidup telah bersihkan sampah dan bebatuan yang ada di parit/got sepanjang jalan Djamin Ginting Kabanjahe sekaligus menormalisasikan jalur pembuangan air hujan hingga ke area Simpang Masjid Agung persisnya di depan SPBU Simpang Tiga Samura Kabanjahe yang sering terjadi genangan air hujan cukup luas.
Sementara untuk melanjutkan normalisasi parit/got di area tersebut, pada Rabu pagi sekira pukul 09.00 WIB (15/04/2026) Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Karo mengangkat material Batu dan Pasir kiriman dari atas (hulu) yang telah menggunung ke tengah Badan jalan lintas Kabanjahe – Berastagi hingga membuat pengguna jalan sangat terganggu dan dapat membahayakan warga dan para Pengendara.
Hasil dari kolaborasi dua Dinas tersebut sangat berdampak positif, ini dibuktikan tadi Siang hujan di Kota Kabanjahe sangat deras dan cukup lama, namun genangan air kiriman yang selama ini menggenangi jalan tersebut, sudah lancar dan tidak ada genangan air yang terlihat lagi.
“Ini mungkin karena kesigapan Pemkab Karo dalam hal ini pihak Dinas PUTR dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karo menormalisasikan sepanjang jalan Djamin Ginting itu, kita apresiasi Pemkab Karo, yang tadinya jalan di area SPBU ini bagai kubangan kerbau bila setiap hujan turun, tapi tadi saya lihat langsung tidak ada lagi air dan material yang tinggal di badan jalan ini,” ungkap Pak Joni (55) yang saban hari jualan di tepi jalan Samura ini.
Senada dengan bang Ijul (37) yang nongkrongnya di Warkop Bersama Simpang Tiga ini, bang Ijul ini bilang kalau saya lihat pas tadi hujan deras begitu lama namun air yang ada langsung mengalir terus tanpa ada tergenang seperti minggu lalu, jadi halnini semoga jadi prioritas Pemkab Karo kedepannya, karena ini salah satu jalur terpadat karena merupakan jalan lintas Kabupaten menuju kota Medan,” harapnya.
(David)
