by

Tokoh Pemuda Jimbo Purba : Nimai Lit Korban Maka i Dadap..?!

Berita Karo, Berita Online Indonesia Di Online News Indonesia, www.olnewsindonesia.com

Kota Berastagi salah satu kota Wisata yang sudah cukup tersohor ke belahan dunia dan merupakan kota tempat persinggahan warga masyarakat dari berbagai kalangan dan salah satu jalur Lalu Lintas padat yang saban hari di lalui berbagai macam dan jenis Kenderaan melewati jalan Djamin Ginting tepat nya jalan Veteran Berastagi, yang merupakan Jalan Protokol tersebut.

Namun sangat disayangkan perhatian Pemerintah Kabupaten Karo sangat minim, selain semerawut nya penataan para Pedagang yang sangat merusak estetika kota selama ini, pohon pohon Cemara yang tumbuh tinggi menjulang di inti kota Berastagi, sepanjang tugu Kol ke tugu Perjuangan ini sangatlah beresiko membahayakan warga masyarakat yang melintas dibawah pohon yang ada di taman Road Barrier (pembatas jalan) itu,” demikian bahasa sumbang berseliweran di Pusat Pasar Berastagi.

Banyak masyarakat khususnya warga Berastagi merasa heran dan sepertinya kurang perduli dengan keadaan kota Berastagi, terlebih-lebih Pohon Cemara yang tingginya sudah melebihi dan sangat berbahaya bagi warga sekitar, “apakah pemerintah Kabupaten Karo dalam hal ini Dinas terkaitnya tak melihat pohon ini ?, padahal kota Berastagi sudah terkenal kemana mana dan salah satu icon Wisata yang juga menghasilkan PAD ke Pemkab Karo,” ujar Ginting (50) salah satu warga lainnya.

Jimbo Purba salah satu Putra Asli Berastagi sangat berang dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo terkait hal ini, kenapa tidak?, Pohon Pinus yang ada di taman Road Barrier (pembatas jalan) Veteran tersebut sudah sangat membahayakan bagi setiap orang yang melintas,” ini harus segera di tebang sebelum menelan korban jiwa, atau Pemkab Karo ” timaina lebe korban jelma maka idadap,?! e lanai pas lah.! (menunggu ada korban jiwa dulu baru bertindak ?! ini sudah tidak benar lagilah..!_red),” kesal Jimbo yang juga merupakan salah satu Tokoh Pemuda di Kabupaten Karo tersebut.

“Itu coba lihat, akar akar pohon Cemara yang tumbuh di Road Barrier tersebut, sudah keluar menembus Dinding Beton taman, artinya Beton taman ini sudah tak mampu lagi menahan akar pohon yang menjulang tinggi, jadi ini bisa saja sewaktu-waktu pohon tumbang dan menimpa orang yang dibawah saat melintasi jalan Veteran ini, seperti kita ketahui di beberapa kota sering kita lihat pohon taman kota tumbang menimpa orang, mobil, rumah dan apa saja yang ada dibawah nya,” kata Ketua Harian Ikatan Pemuda Karya Kabupaten Karo ini.

Lanjutnya lagi,” sebenarnya bila Pemkab Karo dalam hal ini Dinas terkait lebih peka dan segera memotong Pohon ini, tentu kami masyarakat sangat bersyukur, namun saran Saya ke Pemkab Karo, bila nantinya di Potong pohon itu, segera ditanami kembali dengan pohon sejenis bunga yang dapat dipangkas sewaktu-waktu dan tentunya taman jalan ini juga akan terlihat lebih indah dan tertata rapi lagi,” ujarnya.

Saat dikonfirmasi ke Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Karo Eduard P Sinulingga, ST selaku Kadis PUPR, perihal tersebut, beliau menyampaikan,” sebelumnya kita dari Pemkab sudah ada Wacana untuk membenahi taman tersebut, semoga secepatnya kita upayakan untuk membenahi nya, agar kota Berastagi terlihat indah, dan kita juga punya upaya akan menggantinya dengan yang lebih baik,” ungkapnya.

“Namun demikian kita sangat apresiasi atas kepedulian masyarakat terhadap lingkungan, terlebih terkait taman Road Barrier di kota Berastagi ini, tentu nya ini satu pengingat buat kami, semoga harapan warga bisa kita realisasikan kedepannya,” ucap Kadis ini, pada Jum’at (15/07.2022) sekira pukul 13.00 WIB dikantornya.

(David)