by

Bupati Bogor Hadiri Sinkronisasi Pengelolaan Transportasi Jabodetabek Bersama BPTJ Kemenhub

-BERITA, BOGOR-202 views


Release Diskominfo Kabupaten Bogor

Jumat, 14 Januari 2022 

CIAWI-Bupati Bogor, Ade Yasin bersama Plt. Kepala BPTJ Kementerian Perhubungan Budi Setiadi hadiri kegiatan Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Pengelolaan Transportasi Jabodetabek, di Hotel Pullman Ciawi Vimala Hils, Jumat (14/1).

Plt. Kepala BPTJ Kementerian Perhubungan, Budi Setiadi mengungkapkan bahwa pengelolaan transportasi Jabodetabek berdasarkan  Undang-Undang Nomor 22 bahwa dalam  menyelenggarakan keselamatan keamanan transportasi tidak hanya dilakukan oleh satu institusi  dalam hal ini tidak pihak kepolisian dan Dishub saja akan tetapi  harus dilakukan  oleh semua institusi. 

“Semua institusi harus terlibat dengan mengedepankan kolaborasi dan sinergi semua pihak, karena saat ini kita melihat bagaimana pergerakan transpotasi terutama di wilayah aglomerasi Jabodetabek saat ini sudah sedemikian berat. Kalau tidak ada koordinasi antar wilayah, beban Jakarta akan menjadi berat, untuk itu perlu komunikasi, koordinasi dan kajian secara kolaborasi,” ungkapnya.

Lanjut Budi menyampaikan, sebagai implementasi amanat UU No.22, pemerintah harus hadir dalam memberikan angkutan umum yang aman, nyaman dan murah bagi masyarakat. Dengan menyiapkan Buy The Service (BTS), LRT dan angkutan ramah lingkungan.

Katanya, untuk menunjang sinkronisasi pengelolaan transportasi, dirinya juga sedang memperbaiki sejumlah terminal tipe A salah satunya membangun terminal di Bukit Tinggi dan Sukabumi, 2 terminal itu sudah diminati oleh swasta untuk dibangun dengan sebuah mall dan hotel serta ekosistem yang lain, pasar modern rumah sakit dan lain sebagainya.

“Terminal tipe B yang dikelola oleh provinsi, terminal tipe C yang dikelola oleh kabupaten/kota harusnya bisa setipe, tentunya dengan melibatkan pihak swasta. Kami melihat terminal terminal tipe C yang ada di kabupaten/kota, jika dilihat dari letak geografisnya sangat memiliki potensi dan bisa dikerjasamakan dengan pihak swasta sehingga di terminal nantinya ada pusat bisnis, pusat pendidikan, dan rumah sakit ” tegasnya.