Cariu Bogor, OLNEWSINDONESIA.
Hasil karya SMK Negeri 1 Cariu Kabupaten Bogor Jawa Barat patut dibanggakan terbukti keberhasilannya dalam merakit mobil listrik tenaga Surya dan Meja Las Ramah Lingkungan (Self Welding Table), untuk meja las ramah lingkungan sedang dalam proses pengajuan Hak Paten, setelah terbit hak paten rencana kedepan akan menerima order baik perorangan maupun perusahaan, karena disamping berfungsi sebagai meja las juga dapat dirubah bentuk dan fungsi sebagai penyaring udara didalam ruangan maupun di lorong-lorong jalan khususnya di kota-kota besar.
Sedangkan mengenai mobil listrik Tenaga Surya yang dapat melaju dengan kecepatan 30 – 40 km/jam kapasitas muatan untuk 2 orang, walaupun belum selesai 100% kendaraan tersebut pernah dicoba oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P saat berkunjung ke SMK Negeri 1 Cariu Bogor.
Terkait proses pembuatan mobil listrik tenaga surya ini telah dikerjakan oleh para siswa SMK Negeri 1 Cariu dari jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR) dan Teknik Pengelasan (TPL) saat ini masih dalam tahap proses pembuatan body.
Para lulusan SMK Negeri 1 Cariu Bogor ditargetkan dapat mandiri dalam dunia usaha sesuai bidang keahliannya dan bagi yang akan melanjutkan ke perguruan tinggi terbuka lebar kesempatan untuk menambah keterampilan yang telah didapat.
“Saya beserta para guru di SMK Negeri 1 Cariu selalu memberikan dukunga kepada para siswa untuk berinovasi sesuai potensi keahlian masing-masing jurusan, sehingga para lulusan sekolah ini menjadi tenaga terampil dan mandiri, selama ini sudah beberapa perusahaan otomotif yang minta tenaga kerja ke SMK Negeri 1 Cariu”, tutur Drs. Mahdi, M.Pd Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Cariu pada jurnalis OLNEWSINDONESIA.
“Meja Las Ramah Lingkungan berfungsi untuk menyedot asap Las sehingga asap tersebut tidak terhirup oleh pengelas dan asap buangan telah disterilkan sehingga mengurangi polusi udara walaupun sedang ada pengelasan, disamping itu dapat digunakan dibengkel mobil atau motor sebagai penghisap asap kenalpot, dan juga bisa dimodifikasi sebagai alat pembersih udara di ruangan gedung kantor, atau rumah sakit,” tutur Wuryanto guru TKR pada jurnalis OLNEWSINDONESIA.
Saat ini SMK Negeri 1 Cariu mampu memproduksi lampu LED dengan harga Rp 16.000.- (Oskar)