Kelompok Nelayan Mutiara Tabuhan Gelar Perlombaan Perahu Layar Mini Dan Perahu Layar

Berita Banyuwangi, Berita Online Indonesia Di Online News Indonesia, www.olnewsindonesia.com

Jelang HUT Kemerdekaan RI yang ke 77 , Kelompok Nelayan Mutiara Tabuhan menggelar acara lomba perahu layar mini dan lomba perahu layar yang bertempat di timur lampu mercusuar sebelah utara PT. Surya Adikumala Abadi selama 2 hari (tanggal 6/7 Agustus 2022 ).

Kegiatan tersebut bertujuan untuk memeriahkan kemerdekaan Indonesia karena sudah dua (2) tahun aktifitas kegiatan ditutup akibat adanya pandemi Covid 19. Selain perlombaan juga diadakan Bazar UMKM pada Sabtu, 6 Agustus 2022.

Hadir dalam acara tersebut Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Deddy Foury Millewa yang diwakili oleh Kapolsek Wongsorejo AKP Sudarso , tampak hadir juga anggota TNI AL (Lanal Banyuwangi) , Tim Basarnas , 3 orang anggota Sat Polairud Polresta Banyuwangi, masyarakat setempat baik dari Desa Bangsring maupun dari luar.

Kapolsek wongsorejo, dirinya berharap selama kegiatan berlangsung dalam keadaan tertib, aman dan kondusif.

” Kami berupaya dan berharap selama kegiatan lomba yang dilaksanakan 2 hari nanti berjalan dengan aman, dan tertib.” ujarnya.

AKP Sudarso juga mengatakan bahwa lomba perahu layar tradisional tersebut guna mengangkat nilai budaya di wilayah tersebut.

Selama pelaksanaan lomba perahu layar mini hari ini tadi , perahu karet dari Sat Polairud Polresta Banyuwangi berputar putar untuk pengamanan di perairan sekitar perlombaan guna mengantisipasi kemungkinan sesuatu yang tidak diharapkan.

“Sudah dua tahun ini libur lomba balap perahu layar. Makanya tahun ini harus menang,” ujar Atim, salah satu peserta perahu layar asal Desa Ketapang.

Kegiatan lomba perahu layar itu, kata Sujarno, Ketua Panitia dalam rangka untuk memeriahkan kegiatan HUT Kemerdekaan 17 Agustus 2022 dan melanjutkan tradisi dari nenek moyang sebagai wujud syukur atas limphan rezeki dari laut. Tujuannya untuk meminta kepada Tuhan keselamatan rezeki saat melaut.

“Untuk diberi keselamatan dan rezeki yang banyak di laut. Ini sudah turun temurun, kita cuma melestarikan,” kata dia.

Acara kali ini dilakukan secara sederhana karena masih dalam masa pandemi. Biasanya acara digelar meriah dengan rangkaian tasyakuran dan larung saji berupa kepala kerbau dan kambing. Namun ini dilakukan dengan hanya selamatkan dan kegiatan lomba perahu layar.

210