Rumah Sakit Dewi Sri Karawang, Mempertimbangkan Penyempurnaan Penggunaan Sistem Tata Udara Dari Swiss

Karawang OLNewsindonesia. Dalam upaya menyempurnakan Sistem Tata Udara yang sudah ada, Rumah Sakit Dewi Sri Karawang mempertimbangkan untuk menggunakan teknologi Hepa Filter dari Swiss. Hal ini sejalan dengan usaha menyukseskan Program Pencegahan dan Pengendalian Infeksi yang ditetapkan oleh manajamen Rumah Sakit Dewi Sri.

Paparan Prinsipal Tata Udara Dari Swiss Ketika Mempresentasikan Sistemnya Di RS Dewi Sri
Paparan Prinsipal Tata Udara Dari Swiss Ketika Mempresentasikan Sistemnya Di RS Dewi Sri, Karawang.

Menurut Mita yang merupakan Ketua Tim Pencegahan Dan Pengendalian Infeksi (PPI), Healthcare Associated Infection (HAI) adalah isu internasional yang dihadapi oleh setiap Rumah Sakit dan Faskes dimana saja. Dengan sistem filter udara ini, akan memproteksi pasien, pengunjung dan pekerja medis dari mikrorganisme yang menyebar dari udara dalam ruangan atau lingkungan Rumah Sakit.

Penyempurnaan Sistem Tata Udara merupakan konstituen penting dari prosedur dan standart kebersihan udara rumah sakit modern. Ungkap Mita setelah sesi presentasi sistem tata udara yang dibawakan oleh PT Wahana Putra Bersatu yang membawa secara khusus pihak Prinsipal Sistem Filtrasi Udara dari Swiss (Rabu (20/7).

Masih menurut Mita, pihaknya sangat selektif dalam memilih sistem udara yang akan digunakan sebagai penyempurnaan sistem yang sudah ada. Tentunya sistem tersebut harus memiliki hasil uji klinis serta lab independen, sistem teruji berhasil digunakan dalam menghadapi wabah dan KLB, memiliki hasil uji jurnal Rumah Sakit khususnya spesifik tentang infeksi.

Sementara itu Humas RS Dewi Sri Karawang, Amli Anugerah, dalam kesempatan yang sama mengatakan pihak Manajemen sangat berkomitmen memberikan yang terbaik dalam menyediakan pelayanan paripurna secara komprehensif, pelayanan penyembuhan (kuratif) dan usaha-usaha dalam pencegahan (preventif). Yang kesemuanya itu sesuai dengan konteks peningkatan mutu layanan dan keselamatan kesehatan kerja.

Ditanya mengenai program lain yang sedang dijalankan. Amli menjelaskan program yang ada hubungan dengan program PPI Rumah Sakit Dewi Sri adalah program gerakan cuci tangan. Program ini dimulai ditingkat internal Rumah Sakit. Tenaga Kesehatan (Naskes) dituntut komitmennya karena mereka menjadi figure contoh bagi masyarakat. Mengingat banyak penyakit bermula dari kuman ditangan, ujar Amli menutup wawancara.

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *