‘DJOSS’ Menang Telak Di Kab Karo, ‘Eramas’ Bermartabat Di Sumut

Berita Tanah Karo OLNewsindonesia – Kamis (28/6)

Perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilgubsu) khususnya di Kabupaten Karo yang di gelar Rabu kemarin (27/06) 2018 berjalan kondusif, aman dan terkendali dari kondisi tidak ada riak hingga kondisi lalulintas sendiri terlihat tampak lenggang dari hari biasanya.

TPS 5 wilayah Kabanjahe tampak sepi dari pemilih di ajang pesta demokrasi Pilgubsu tahun ini
TPS 5 wilayah Kabanjahe tampak sepi dari pemilih di ajang pesta demokrasi Pilgubsu tahun ini

Pantauan crew Olnewsindonesia di setiap lokasi TPS dijaga ketat oleh para aparat keamanan dari TNI dan POLRI.

Yang mana kegiatan pencoblosan berlangsung mulai Pkl 08.00 Wib, dari pengamatan di beberapa lokasi TPS di Kabupaten Karo Tingkat partisipasi pemilih terpantau menurun tajam di beberapa lokasi, misalnya di TPS 8 Kelurahan Gung Leto Kaban Jahe, Jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) terhitung mencapai 469, faktanya data yang disimpulkan bahwa masyarakat pengguna Hak pilihnya hanya 157 orang. Pun begitu juga terpantau di Lokasi TPS 5 di Desa Ketaren Kecamatan Kaban Jahe ,jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 476,sementara jumlah daftar yang menggunakan hak pilihnya hanya 257 pemilih. Juga di tiap tiap TPS lainya di berbagai daerah kecamatan dan desa desa di Tanah Karo hampir sama mengingat kurangnya partisipasi pemilih tersebut .

Meski demikian, factor menurunnya partisipasi pemilih itu belum dapat dipastikan apa penyebab nya, apakah kuarang sosialisasi dari pihak penyelenggara KPU Kabupaten Karo atau memang ada factor penyebab lain nya..? masih jadi tanda tanya bagi berbagai kalangan masyarakat setempat khusus nya di seputaran kota Kaban jahe.

Sementara Hasil Perolehan suara Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) 2018, terpantau tim awak media di beberapa lokasi TPS (Tempat Pemungutan Suara) di Kabupaten Karo pada Hari Rabu, (27/06) Pukul 14:25. Di sejumlah TPS di Kota Kabanjahe dan di Tingkat Kecamatan di seluruh Kabupaten Karo Pada umumnya di Dominasi suara pasangan Djoss (Djarot-Sihar), sementara jumlah suara pasangan ERAMAS (Edy R- Ijek R Sah) kalah jauh di bandingkan jumlah perolehan suara pasangan Djoss (Djarot – Sihar S).

Walau demikian, dari hasil yang dikeluarkan sejumlah lembaga survey (Quickount) sebelum keluar real kount resminya dari KPU, dimana untuk skala Provinsi Sumatera Utara di menangi Calon Gubernur “Eramas”, yang selisih dengan “Djoss” mencapai lebih kurang 18% suara.

(david)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *