Mobil Damkar Pemkab Samosir Hibah Dari Korsel Tahun 2019 Masih Di Bogor, Ini Penjelasan PT.KAJAMA

Berita. SAMOSIR, OLNewsindonesia. Senin (08/03/21)

Mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) yang di hibahkan oleh Provinsi GYEONGGI’S, Korea Selatan untuk kabupaten Samosir tahun 2019 masih berada di Gudang PT. Karya Jaya Mandiri (PT.KAJAMA), yang merupakan perusahaan khusus menangani mobil Damkar di Indonesia ber alamat di Gunung Putri Bogor, Jawa Barat.

Hal ini dijelaskan Pak Joko, selaku Manager Tehknik PT.KAJAMA kepada OLNewsindonesia.com, Senin (8/3/2021).

“Mobil Damkar itu masih di gudang kita, masih tahap modifikasi agar mobil damkar bisa di fungsikan di kabupaten Samosir”, ungkap Joko.

Mengenai posisi Stir mobil lanjut Joko, pihaknya sudah melakukan perombakan sesuai undang undang lalu lintas. “Tadinya stir damkar posisi sebelah kiri, namun sekarang sudah kita rombak menjadi sebelah kanan”, ujarnya.

Namun kata Joko, yang menjadi kendala sehingga damkar tersebut belum diserahkan ke pemkab Samosir dikarenakan ada satu komponen yaitu ECU, masih kita pesan kembali dari Provinsi GYEONGGI’S, Korea Selatan. “Ini damkar kan matik bukan manual, sehingga sentral nya itu ada di ECU nya. Kendala kita memang di ECU nya itu, sebab sudah tiga kali kita ganti, namun tetap terbakar ECU nya dan sekarang sudah kita pesan lagi. ECU Engine merupakan sentral fungsi mobil Damkar. Karena mobil Damkar tersebut semuanya sistem komputer (di install ulang)”, terang Joko.

Berharap dalam bulan ini sudah selesai. ” Insya Allah dalam bulan ini (Maret) selesai, dan segera kita serahkan ke pemkab Samosir”, harap Joko.

Terpisah, Kabid Perlindungan Masyarakat dan Pemadam Kebakaran kabupaten Samosir, Sahat M Situmeang mengatakan mobil damkar hibah tersebut masih proses perombakan di Bogor. “Masih proses perombakan (modifikasi) di Bogor. Kita selalu mempertanyakan kepada mereka (PT.KAJAMA), ternyata mereka bilang kalau ESU nya itu berulang kali mengalami korsleting (terbakar). Sehingga sudah berulang ulang mereka ganti dan pesan kembali ke Korsel”, ujar Sahat M Situmeang diruang kerja nya.

Lebih lanjut ditambahkannya, bahwa pemkab Samosir hingga sekarang belum menggelontorkan dana perombakan ke pihak PT.KAJAMA. “Biaya perombakan sebesar 75 juta belum kita berikan, karena sesuai kesepakatan biaya akan diserahkan disaat mobil damkar sudah diantar dan bisa difungsikan di kabupaten Samosir”, tutupnya.

(JuntakStar/Polhut)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *