Terkait Meninggalnya 7 Mahasiswa Di Pemandian Daun Paris,Bupati Intstruksikan Bentuk Team Investigasi

Berita Karo.OLNewsindonesia,Rabu(05/12)

Pasca kejadian ambruknya tembok penahan pemandian air panas Daun Paris, Desa Semangat Gunung, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo,beberapa hari lalu yang menewaskan 7 (tujuh) Mahasiswa Universitas Prima Indonesia (Unpri) Medan, pihak Polres Tanah Karo menggelar olah tempat kejadia perkara (TKP) lanjutan.

Bupati Karo Terkelin Brahmana SH sangat menyesali kejadian ini dan turud berduka cita sedalam dalamnya kepada keluarga korban. ” Kedepan kita tidak mau terulang lagi hal yang serupa dan sudah saya sampaikan ke Camat bersama Muspika agar bersinergi untuk membentuk tim dan melakukan pendataan, mana yang melanggar, harus ditindak!, ” tegas Terkelin.

Sementara itu AKP Ras Maju Tarigan, Kasat Reskrim Polres Tanah Karo saat di konfirmasi wartawan pada Selasa (04/12) 2018, mengatakan, pihaknya melibatkan saksi ahli yang didatangkan dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo. “Kita kumpulkan alat bukti terlebih dahulu, apakah ada akibat human eror atau alam,” ucapnya.

Ket foto  : pondok pemandian Air Panas Daun Paris yang ambruk oleh  tembok beberapa waktu lalu di desa Semangat Kecamatan Merdeka Kab Karo.
Ket foto : pondok pemandian Air Panas Daun Paris yang ambruk oleh tembok beberapa waktu lalu di desa Semangat Kecamatan Merdeka Kab Karo.

Untuk pemeriksaan di lokasi kejadian, lanjutnya, Sekretaris Dinas PU Karo, Paksa Tarigan, diutus sebagai pimpinan saksi ahli. Beberapa hari kedepan, Polres Karo akan meminta keterangan hasil penelitian saksi ahli untuk selanjutnya menindak lanjuti proses kasus.

Jika memang kesalahan manusia ,tentu pemilik usaha akan dikenakan pasal 359 ayat 2 KUH pidana dengan ancaman hukuman 5 tahun. Terkait kelalaian yang menyebabkan hilangnya nyawa orang. Tetapi kita kan tidak serta merta membuat kesimpulan. Ada tahapan-tahapan penyelidikan,” jelasnya .

Kedepan kita akan data kembali tempat pemandian yang tidak layak mendirikan bangunan seperti yang kita lihat, bangunan yang terbuat dari kayu dan menyerupai gubuk dibangun dekat gundukan tanah yang ber tebing,dengan dinding bongkahan batu kecil besar sebagai penahan tanah, hal ini dikhawatirkan dapat mengancam keselamatan para tamu yang berada digubuk tersebut, ”pungkasnya.

(David)

LEAVE A REPLY