Smart Card Pertama Buatan Indonesia

Menteri Kominfo dalam Peluncuran smart card dari PT Xirka Silicon Technologi di Gedung Anex , Jumat 12 Mei 2017.
Menteri Kominfo dalam Peluncuran smart card dari PT Xirka Silicon Technologi di Gedung Anex , Jumat 12 Mei 2017.

Jakarta, Kominfo- “Selamat saya ucapkan atas diluncurkan karya putra-putri bangsa Indonesia yaitu Chipset SCard XCT136, produk smart card terbaru, Produk ini setelah 10 tahun akhirnya berhasil diluncurkan “ Ujar Menteri Kominfo dalam sambutan Peluncuran smart card dari PT Xirka Silicon Technologi di Gedung Anex , Jumat 12 Mei 2017.

Menkominfo mengatakan bahwa : “Chipset ini memiliki prosesor yang mendukung Komunikasi dengan BTS operator telekomunikasi selular berdasarkan Standar GSM, dilengkapi dengan security engine DES dan 3DES yang menjamin optimasi keamanan dan fungsionalitasnya, serta memori flash sebesar 136 Kbyte”. Menurut Rudiantara Smart Card SCard XCT136 dapat digunakan untuk beberapa keperluan kartu indentitas seperti loyalty card, control asks atau kartu mahasiswa.

Penggunaan smart Card dalam kehidupan sehari- hari tidak bisa dilepaskan dari sistim pendukungnya. Oleh Karena itu, sistim pendukungsudah dibuat sejak tahun 2016 dengan dukungan dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi melalui Program Pengembangan Teknologi Industri (PPTI) dan Program Inovasi teknologi yang dimanfaatkan di Industri. Melalui program ini, Rudiantara mengatakan telah dihasilkan protocol smart card Indonesia berupa Aplikasi melalui Key Management System (KMS), Card Management System(CMS) dan system operasi smart card yang mendukung fitur multiaplikasi.

Perguruan tinggi adalah calon pasar Xirka untuk chipset ini dan ada 42 perguruan tinggi yang menjadi sasaran, Ujarnya.

Rudiantara menambahkan Chipset adalah otak kita, kaitannya dengan Kominfo Karena kominfo concern dengan keberadaan chipset yang sebenarnya sudah bisa dikategorikan 30% buatan lokal tapi chipset blum masuk dalam TKDN 30 % , malah chipset buatan Indonesia nilai kandungannya harus dilebihkan karna keeseluruhan dilakukan didalam negeri melalui pusat penelitian dan pengembangan Xirka di Bandung .

Diakhir sambutannya Menkominfo Rudiantara menambahkan bahwa dengan adanya kerjasama yang era tantara pelaku Industri dalam negeri dengan berbagai disiplin ilmu, sesuatu dianggap canggih dapat diwujudkan. Adanya kerja sama ini akan menciptakan strategi antar pelaku Industri dan membentuk ekosistim industri smart card di Indonesia dan beliau berharap dengan hadirnya karya anak bangsa ini bisa mengantisipasi kebutuhan pasar smart card dalam negeri . (Source:Kominfo ddh)

LEAVE A REPLY