Mudik 2017, Wakapolda Jabar Urai Macet Di Jalur Limbangan-Nagreg

Wakapolda Jabar Brigjen Pol Bambang Purwanto (tengah). Foto: Wisma Putra
Wakapolda Jabar Brigjen Pol Bambang Purwanto (tengah). Foto: Wisma Putra

Bandung, OLNEWS INDONESIA.

Kendaraan sempat antre sepanjang tiga kilometer di jalur Limbangan Kabupaten Garut hingga Cikaledong Nagreg Kabupaten Bandung. Antrean kendaraan di jalur selatan ini hampir mencapai kawasan cagak Nagreg.

Pantauan OLNEWS INDONESIA, sekitar pukul 14.00 WIB, jalur tersebut kembali normal setelah polisi mencairkan arus lalu lintas. Wakapolda Jabar Brigjen Pol Bambang Purwanto mengendarai sepeda motor Kawasaki Ninja cat putih nopol D 2929 ULK dan rombongan motor anggota polisi lainnya turun langsung mengecek penyebab kemacetan.

“Saya dari Nagreg sampai ke Pasar Limbangan, kira-kira 5-6 kilometer. Saya survei jalur sudah terhambat sampai Cikaledong Nagreg. Sayaoverlap ke Limbangan ternyata di situ ada pasar tumpah yang menghambat arus lalu lintas,” kata Bambang di Pos Tangan Nagreg, Kabupaten Bandung, Rabu (21/6/2017).

Bambang dan sejumlah polisi yang bertugas di kawasan tersebut sigap membuat pagar betis. Cara tersebut mampu menormalkan kembali arus lalu lintas rute Limbangan-Nagreg.

“Kami lancarkan semuanya. Saya kasih arahan ke anggota untuk melancarkan jalur tersebut,” ujar Bambang kepada OLNEWS INDONESIA

Pengecekan jalur menggunakan motor, menurut Bambang, memiliki sensasi tersendiri. Selain itu, kata dia, perjalanan menjadi cepat dibandingkan menumpangi mobil.

“Saya naik motor lebih cepat, lebih praktis dan saya bisa lebih dekat dengan anak buah. Selain itu durasinya bisa mencapai 30 menit bedanya,” tuturnya.

Menurut pantauan Bambang, arus lalu lintas dari arah Cileunyi menuju Nagreg mulai padat, tapi arus kendaraan tetap mengalir. “Kemacetan ditimbulkan oleh pasar tumpah. Kalau sampai jam tiga sampai empat sore masih padat, kami akan lakukan one way dari Nagreg sampai Malangbong,” ujar Bambang.

Nagreg Mulai Padat

H-4 menjelang Lebaran 2017, kendaraan yang memasuki wilayah Garut, Jawa Barat, mulai mengalami peningkatan volume.

Lonjakan volume kendaraan tersebut terjadi di beberapa wilayah yang menjadi jalur mudik di Kabupaten Garut. “Ya betul sudah mulai mengalami peningkatan volume kendataan. Peningkatannya sangat signifikan dibanding hari kemarin,” kata Kadishub Garut Suherman di Terminal Guntur Melati, Tarogong Kidul, Garut, Rabu (21/6/2017).

Suherman menjelaskan, lonjakan tersebut terjadi di wilayah-wilayah yang menjadi jalur mudik di Garut. Baik jalur utama maupun jalur alternatif.

“Seperti di jalur Limbangan-Malangbong dan jalur Kadungora-Leles. Di jalan alternatif Kamojang dan Cijapati juga sudah mulai naik volumenya,” ungkapnya.

Berdasarkan data petugas di lapangan, Suherman mengatakan setidaknya ada 800 kendaraan roda empat dan lebih dari 1.500 kendaraan roda dua yang memasuki Garut perjamnya. “Ya akibatnya sekarang arus lalin mulai padat merayap. Tapi sampai saat ini belum terjadi kemacetan,” ucapnya.

Puncak kepadatan arus mudik Lebaran 2017 di wilayah Garut diprediksi akan terjadi Kamis malam hingga Jumat mendatang. “Soalnya kan PNS mulai liburnya Jumat,” kata Suherman.
(Source:Detikcom/INK)

LEAVE A REPLY