Bupati Karo : ” Jadikan MTQ XXVII Sebagai Kebanggaan Warga Sumut”

Bupati Karo Terkelin Brahmana SH ( sebelah kanan) berpose bersama Wagubsu Musa Rajekshah M, Hum dan Para Bupati lainya di sela sela kegiatan MTQ Tingkat Nasional

Berita Tanah Karo, Online News Indonesia, Senin (8/10)

Pembukaan MTQ tingkat Nasional ke XXVII tahun 2018 yang dilaksanakan di Arena Utama (ASTAKA) di Jalan Willem Iskandar Medan, hari Minggu (07/10) 2010 pukul 20.00 Wib yang langsung dibuka oleh Presiden RI Ir.Joko Widodo, hal ini dikatakan Terkelin Brahmana SH disela sela kegiatan bersama Wagubsu Musa Rajekshah, M. Hum , bersama para Bupati yang hadir wilayah Provinsi Sumatera Utara , sambil menunggu kedatangan Presiden RI.

Bupati Karo bersama Ketua TP PKK Kab Karo Ny Sariati Sitompul  (baju merah) saat mengikuti pembukaan MTQ Tingkat Nasional yang di pusat kan di Kota Medan Sumatera Utara
Bupati Karo bersama Ketua TP PKK Kab Karo Ny Sariati Sitompul (baju merah) saat mengikuti pembukaan MTQ Tingkat Nasional yang di pusat kan di Kota Medan Sumatera Utara

Tak luput Ketua TP.PKK Kabupaten Karo, Sariati Terkelin Brahamna , juga turut berpartisapsi hadir dalam acara MTQ ke XXVII , yang menurutnya sebagai catatan sejarah dilaksanakan di Propinsi Sumut tahun 2018 terpilih sebagai menjadi tuan rumah MTQ tingkat Nasional yang terakhir kali pada tahun 1971. Artinya, sudah 47 tahun lamanya Sumut menantikan kembali dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggara,” ujarnya .

Sementara Bupati Karo Terkelin Brahmana, mengatakan bahwa penunjukan Sumut sebagai tuan rumah MTQ Nasional 2018, merupakan sebuah makna bagi seluruh warga.¬†Penetapan tersebut juga menjadi peluang emas bagi Provinsi Sumut dalam mewujudkan masyarakat yang maju dan sejahtera dan bermartabat.” ujarnya.

Yang mana agenda Nasional tahun 2018 ini dapat memberikan dan meningkatkan silaturahmi bangsa,serta mempererat persaudaraan bagi agama yang ada di Sumut, baik segi persatuan dan kesatuan bangsa dalam bingkai NKRI.

“Semoga dengan semangat MTQ ini kita bisa semakin meningkatkan kerukunan, kedamaian dan kebersihan dalam keberagamaan kita sebagai manusia. Mari kita ciptakan kehidupan antar beragama secara harmonis, penuh tanggung dan kasih sayang, serta menjadikan Propinsi Sumut Bermartabat,” tutupnya.

(David)

LEAVE A REPLY