BPSDMP dan Jakpro Siapkan Tenaga Operator LRT Jakarta

Jakarta OLNewsIndonesia. Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) melalui Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Darat (PPSDMPD) menjalin kesepakatan dengan PT Jakarta Propertindo (Jakpro). Kesepakatan ini dituangkan dalam naskah Kesepakatan Bersama yang ditandatangani oleh Kepala PPSDMPD, Pepen Supendi Yusup dan Direktur Utama Jakpro, Satya Heragandhi.

Kesepakatan Bersama ini bertujuan untuk menyiapkan tenaga terampil dalam penyelenggaraan operasional dan pemeliharaan LRT Jakarta (Velodrome Depo Kelapa Gading).“Dengan MoU ini, diharapkan bisa mencetak tanaga kerja untuk operation and maintainance (O&M) yang profesional dan handal sesuai dengan standar yang telah ditentukan.” ungkap Satya, usai penandatanganan Kesepakatan Bersama di Kantor Pusat BPSDM Perhubungan di Jakarta, Jumat (19/1).

Untuk mencetak tenaga profesional yang memenuhi persyaratan keterampilan dan skill khusus dengan ditandai sertifikat kelulusan dari lembaga yang terakreditasi oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian. Melalui kerja sama ini, juga diharapkan dapat terjadi transfer of knowledge dari tenaga pengajar yang mempunyai pengalaman akademik maupun praktisi yang berpengalaman puluhan tahun di perkeretaapian.

Menurut Satya, Kesepakatan Bersama ini juga merefleksikan kesiapan PT Jakpro dalam pengoperasian LRT Jakarta pada saat Asian Games pada Agustus 2018 nanti. “Saat ini, kami sedang melakukan proses rekruitmen tenaga Operasional dan Perawatan.” imbuh Satya.

Satya juga menuturkan, sampai sekarang Jakpro berupaya mempercepat pekerjaan prasarana LRT Jakarta. Hal tersebut semata untuk mengenjar target pengoperasian LRT jakarta pada Asian Games khususnya bagi para Atlit Asian Games yang datang dari berbagai Negara. Selain itu, pengoperasian LRT Jakarta (Velodrome –Depo Kelapa Gading) untuk memenuhi harapan warga Jakarta dalam memenuhi kebutuhan perjalanan di Kota Jakarta.

Kepala BPSDMP, Djoko Sasono, mengungkapkan bahwa kerja sama ini merupakan salah satu bentuk link and match dalam penyelenggaraan diklat di lembaga yg dia pimpin, “ini adalah salah satu penerapan link and match, kami mendidik SDM sesuai kebutuhan industri atau operator,” ujar Djoko.

Djoko juga menjelaskan bahwa kerja sama ini bentuk sinergi Kemenhub dengan berbagai pihak, “Menteri Perhubungan, Bapak Budi Karya, meminta kami untuk meningkatkan kerja sama seperti ini, jadi penyiapan SDM dilakukan paralel dengan pembangunan infrastruktur, jadi begitu pembangunan selesai, SDM kompeten pun sudah tersedia,” jelas Djoko.

Senada dengan Djoko, Kepala PPSDMPD, Pepen Supendi Yusup, mengungkapkan bahwa pihaknya sangat terbuka untuk keterlibatan operator transportasi dan industri dalam penyelenggaraan diklat, “kita bersinergi, mulai dari menyusun kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan lapangan, rekrutmen peserta diklat, praktik kerja, sampai penyaluran lulusan itu kita libatkan,” ungkap Pepen.

Pepen juga menjelaskan bahwa kerja sama ini sangat menguntungkan kedua belah pihak, “jelas ini saling menguntungkan, PT. Jakpro bisa mendapatkan SDM berkompeten sesuai kebutuhan, bagi kami pun begitu, diklat yang kami selenggarakan menjadi efisien,” jelas Pepen.

Pepen juga menambahkan bahwa tindak lanjut dari MoU ini akan segera direalisasikan, “untuk tindak lanjutnya nanti segera dilakukan PKS (Perjanjian Kerja Sama) antara PT. Jakpro dengan sekolah-sekolah kami, hal-hal teknis segera akan disusun lebih lanjut,” pungkas Pepen.

Saat ini BPSDMP memiliki dua sekolah transportasi yang memiliki program studi perkeretaapian yaitu Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) dan Akademi Perkeretaapian Indonesia (API) Madiun.

Source: Kemenhub

LEAVE A REPLY